27 September 2019

“Pengetahuan mengenai brand ataupun proses branding sendiri haruslah dipahami oleh semua pemilik perusahaan.”

Tidak peduli perusahaan tersebut sudah besar atau baru saja memulai (startup). Karena dengan memahami secara baik mengenai brand atau branding itu sendiri akan mempermudah proses marketing atau jalannya perusahaan secara simultan.

Menurut brand consultant terkemuka, ada 5 hal yang perlu diketahui sebelum melakukan branding strategy.

Baca Juga: Inilah Alasan Mengapa Anda Memerlukan Branding Agency

1. Ketahui Siapa Pelanggan Anda

Mengetahui dengan pasti siapa konsumen atau pembeli produk Anda adalah hal pertama yang harus Anda lakukan untuk mengambil langkah branding strategy. Misalnya, pelanggan Anda adalah ibu rumah tangga yang kesehariannya melakukan aktivitas di rumah, dengan demikian Anda bisa melakukan branding produk dengan menargetkan karakteristik yang sesuai dengan kepribadian mereka.

2. Mengetahui Secara Detail Apa Yang Anda Jual

Anda tidak akan bisa melakukan proses branding dengan sebaik mungkin tanpa mengetahui detail produk yang hendak Anda jual. Terlebih lagi jika produk tersebut bukan produk hasil produksi sendiri alias produk konsinyasi, maka Anda harus memahami detail produk tersebut. Dengan demikian, Anda bisa melakukan branding sesuai dengan spesifikasi produk tersebut.

3. Ketahui Kelebihan Produk Anda Dibanding Pesaing

Untuk melakukan proses branding yang baik, brand consultant akan menyarankan pada Anda untuk benar-benar mengetahui kelebihan produk yang Anda miliki jika dibandingkan dengan produk lain. Jangan gunakan kalimat ‘ini produk kualitas tinggi’, karena sudut pandang kelebihan produk itu ada pada pelanggan. Bukan pada sudut pandang perusahaan Anda.

Bimbinglah pelanggan untuk menemukan sendiri kelebihan produk yang Anda miliki. Agar loyalitas mereka tumbuh seiring dengan merasakan kualitas produk Anda secara langsung.

4. Ketahui Apakah Ada Paket Manfaat?

Belajarlah dari produk motor brand Honda. Honda tidak hanya sebatas motor dengan segala aksesorisnya. Lebih dari itu, Honda juga menyediakan paket manfaat lengkap produk berupa bengkel resmi Honda, Ahass. Yang menyediakan suku cadang serta perbaikan dan perawatan sesuai standar motor merek Honda.

5. Apa Yang Hendak Pelanggan Inginkan Dari Produk Anda

Misalkan produk Anda adalah salon kecantikan. Putuskan apa yang ingin pelanggan rasakan mengenai salon Anda. Perlu diingat bahwa dalam hal ini tidak ada salah atau benar. Posisikan Anda sebagai pelanggan, lalu tanyakan pada diri Anda selaku pelanggan mengenai apa yang Anda inginkan sebagai pelanggan dari produk layanan salon tersebut.

Setelah Anda mengetahui kelima hal tersebut, maka Anda bisa melakukan proses branding sesuai dengan jawabannya. Branding tidak hanya sebatas pemasaran atau bahkan hanya sebatas penjualan, namun lebih dari itu. Branding memposisikan produk brand Anda agar bisa diterima hingga dibutuhkan oleh masyarakat. Yang pada akhirnya lahirlah loyal customer yang akan terus mencari dan menggunakan produk Anda secara berulang sekalipun banyak produk sejenis lainnya.

Baca Juga: Cara Membuat Personal Branding Di Instagram Dari Brand Consultant

Pelajari lebih lanjut mengenai branding strategy disini!