04 March 2020

Pada dasarnya blueprint adalah deskripsi mendetail mengenai suatu rencana.

Dalam bisnis blueprint adalah penetapan tujuan dan sasaran, penyusunan strategi, pelaksanaan program, dan merupakan fokus strategi sebagai ciri khas brand agar konsumen lekat dan semakin lekat dengan brand. Dalam bisnis blueprint adalah basic integrity perusahaan. Brand atau bisnis akan kuat jika terdapat blueprint.

Baca Juga: Brand Implementation Tentukan Citra Brand

Blueprint meliputi:

Tujuan

  • Visi

Berupa tujuan jangka panjang yang ingin dicapai perusahaan yang bersifat mutlak, yang harus bisa memberikan inspirasi dan motivasi bagi semua orang di perusahaan.

  • Misi

Merupakan turunan usaha yang dapat dilakukan untuk mencapai visi tersebut. Setiap orang diperusahaan harus mengetahui misi agar visi perusahaan bisa dicapai bersama.

  • Goals

Turunan dari misi adalah goals. Beberapa point pada misi bisa dijadikan goals agar dapat tercapai dalam waktu yang singkat dan bertahap. Menyusun goals dapat menggunakan metode S M A R T. (Specific, Measurable, Achievable, Realistic, and Time Bound).

Kemudian goals dijabarkan dalam action plan atau rencana kerja sehingga lebih teratur dan semua orang tau apa yang harus dikerjakan.

Sasaran

  • Rencana & kriteria lokasi/ media pemasaran (jika online)
  • Target pasar
  • Positioning

Penyusunan Strategi

  • Strategi produk jasa 
  • Strategi Harga
  • Promosi jasa strategi
  • Saluran distribusi
  • Manajemen sumber daya manusia

Pelaksanaan Program

Aturan

Diciptakan  agar role perusahaan berjalan dengan baik. Aturan yang paling umum adalah SOP (Standard Operational Procedure). Setiap orang diperusahaan harus memiliki jobdesc agar tugasnya jelas dan terselesaikan sesuai target perusahaan. Ciptakan cash flow budget sehingga semua anggaran sesuai dan tidak berlebihan.

Tanggung Jawab 

Tanggung jawab harus dirincikan secara jelas. Seperti Owner bertanggung jawab dalam menentukan visi perusahaan. CEO/ General manager bertanggung jawab menjalankan misi perusahaan. Setelah itu manager, bertanggung jawab membuat goals yang ingin dicapai. Dan tim bertanggung jawab menjalankan pekerjaannya sesuai goal/target yang diberikan.

Dengan blueprint perusahaan bisa berjalan dengan baik dan teratur.

Fokus Strategi (Sebagai Ciri Khas Brand)

Fokus strategi disini bertujuan untuk agar konsumen lekat dan semakin lekat dengan brand. Hal yang perlu diingat, karakter blueprint adalah sulit untuk ditiru. Blueprint pada brand harus dibuat dengan sisi yang unik, berbeda sehingga menjadi identitas brand tersebut.

Contoh blueprint, yang menjadi identitas unik sebuah brand:

  1. Indomie 

Indomie ingin memunculkan bahwa produknya merupakan tradisi Indonesia, dimana dikonsumsi oleh semua orang dari mereka sejak kecil hingga dewasa karena makanannya yang siap saji dan praktis.

Blueprint harus dibuktikan dengan kenyataan, contohnya produk indomie merupakan produk makanan tradisi Indonesia. Realitanya benar karena dari dulu hingga sekarang setiap keluarga pasti menyediakan stock indomie dirumahnya sebagai makanan cepat saji.

Baca Juga: Cara Membangun Brand Image Yang Kuat

Ingin mengetahui lebih banyak informasi seputar dunia branding? Kunjungi blog Dreambox Branding Agency di sini.