...

6 Jenis Typography yang Mudah Diingat oleh Audiens Anda

DATE
READING DURATION
5 Mins
SHARE

Typography dapat didefinisikan sebagai sebuah seni namun juga dapat dikatakan sebagai teknik pemilihan dan penataan huruf.

Pengaturan tentang typography dapat dilakukan untuk menciptakan kesan tersendiri sesuai tujuan penggunaannya. Pengaturan pada huruf yang digunakan dipercaya dapat meningkatkan kenyamanan pada saat membacanya. Bahkan dapat membantu menyampaikan sebuah gagasan atau ide secara efektif kepada audiens melalui sebuah tulisan. Seni seperti ini sangat penting dikuasai agar karya yang diproduksi membuat audiens lebih mudah menangkap pesannya. Tidak heran jika pemilihan jenis huruf penuh pertimbangan matang dan terkadang memakan waktu.

Baca Juga: Apakah Brand Colors Mempengaruhi Identitas Bisnis Anda?

Beberapa Jenis Typography yang Mudah Diingat Audiens

Banyaknya pilihan jenis huruf yang ada terkadang membuat Anda kesulitan menentukan pilihan. Maka untuk lebih mempermudah berikut rekomendasi jenis huruf yang dapat Anda gunakan agar audiens mudah memahami.

1. Serif

Serif merupakan salah satu typography yang paling direkomendasikan karena jenis huruf paling klasik. Ada kesan tersendiri jika membaca rangkaian huruf ini seperti ada kesan klasik dan luwes. Gaya huruf roman dan bodoni termasuk ke dalam jenis Serif dimana perbedaan yang ada sangat tipis. Huruf romah lebih memiliki keterbacaan tinggi sedangkan huruf bodoni ketebalannya tidak terlalu tegas.

2. Egyptian

Sebenarnya jenis Egyptian masuk termasuk ke dalam kelompok serif hanya saja bentuknya cenderung besar. Sering dipakai untuk memberikan penekanan serta penegasan pada sebuah kata atau pesan. Memiliki kesan kokoh, kuat dan stabil akan muncul dengan sendirinya saat membaca huruf ini. Biasanya sering digunakan pada desain periklanan karena menarik perhatian dan lebih mudah dibaca jarak jauh. Egyptian dengan tampilan besar serta cukup tebal sering dipakai pada judul, logo dan header. Tidak heran dengan tampilannya maka akan lebih mudah menjadi pusat perhatian jika digunakan.

3. Sans Serif

Sebenarnya sans memiliki arti tanpa sedangkan sans serif menunjukkan ketiadaan bentuk serif pada hurufnya. Jenis ini memiliki tampilan lebih simpel namun memiliki tingkat keterbacaan yang sangat cepat. Sering direkomendasikan dalam typography ada kesan simpel, bersih, modern, efisien dan familiar pada berbagai visual. Sering digunakan sehari-hari pada berbagai tampilan di layar termasuk dalam paragraf panjang.

4. Script

Jenis satu ini dianggap mirip dengan tulisan tangan yang dibuat secara tradisional atau langsung. Tujuannya untuk memperoleh kesan lebih estetik dari sebuah karya visual sehingga lebih menarik dibaca. Secara umum tampilannya seperti tulisan tegak bersambung dengan variasi tebal tipis pada setiap hurufnya. Jarang digunakan pada tulisan panjang karena memang cukup menyulitkan jika dibaca. Jenis script sering digunakan pada tulisan pendek sehingga memberikan kesan tersendiri. Contohnya dipakai dalam membuat judul sertifikat yang dibuat lebih besar di bagian atas.

5. Dekoratif

Jenis typography lainnya yaitu dekoratif yang menyediakan banyak pilihan variasi hurufnya. Meskipun ada banyak namun semua memiliki perbedaan mendasar satu sama lain sehingga lebih mudah ditangkap pembaca. Cirinya memiliki ornamental tinggi sehingga sangat cocok dipakai untuk tagline atau judul. Tidak cocok dipakai untuk teks karena sulit terbaca contohnya seperti Walt Disney, Birthday Font dan lainnya.

6. Miscellaneous

Jenis terakhir yaitu pengembangan dari berbagai jenis yang sudah ada dengan tambahan garis-garis dekoratif. Biasanya kategori Miscellaneous sering dikatakan sebagai fantasy font dan pada umumnya dipakai pada desain khususnya imajinasi. Untuk lebih mudah memahami contohnya biasanya digunakan pada komik maupun produk yang targetnya anak-anak. Karena kesan yang ditimbulkan lebih ke unik dan lucu sehingga mampu merebut perhatian.

Baca Juga: Apa itu Branding? Berikut Penjelasan Lengkapnya

Dalam pemilihan jenis tipografi sebaiknya Anda kenali dulu siapa target audiensnya agar lebih tepat. Serta perhatikan penggunaannya karena jenis-jenis typography memiliki kesan berbeda untuk bisa lebih mudah dipahami audiens. Ingin memasarkan produk Anda secara digital? Hubungi Dreambox! Kami siap membantu. Klik di sini!

RELATED BLOG

Find Similar Blog

Contact Us

Blank Form (#3)
Contact Us fluent_forms