Cara Branding Melalui Influencer

15 April 2020

Seiring dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi yang semakin canggih, internet seakan-akan menjadi kebutuhan untuk semua orang.

Mulai dari mencari informasi ter-update, berkomunikasi dengan orang-orang terdekat ataupun terjauh, berbelanja, bisnis, bertukar informasi, dan masih banyak lagi. Khusus untuk orang-orang yang memiliki jiwa berbisnis, bisnis online saat ini banyak dilirik. Untuk memasarkan produknya salah satu cara yang banyak dipakai adalah cara branding melalui influencer.

Baca Juga: Influencer Branding, How To Pick The Right Influencer For Your Brand?

Apa Itu Cara Branding Dengan Influencer?

Saat ini banyak sekali bisnis online yang menggunakan influencer untuk mempromosikan suatu produk atau jasa. Kegiatan ini lebih populer dengan istilah endorsement. Menurut pengertiannya, influencer merupakan seseorang yang sudah populer dan dikenal banyak orang dengan followers yang banyak juga di media sosial salah satunya instagram.

Influencer ini sangat membantu Anda dalam pemasaran produk yang dimiliki. Tentunya, konsumen mana yang tidak tertarik saat public figur atau idolanya merekomendasikan dan mengiklankan suatu produk. Hasilnya pasti banyak konsumen yang tertarik untuk sama-sama menggunakan produk atau jasa yang direkomendasikan.

Perhatikan Hal Berikut Agar Cara Branding Dilakukan Dengan Tepat!

Cara branding sangat penting untuk membangun citra produk atau jasa dari sebuah perusahaan dan toko bisnis online. Brand yang kuat bisa menjadi sertifikat yang tidak tertulis sehingga dapat menjamin kualitas produk. Beberapa hal penting yang harus diperhatikan saat melakukan branding yaitu :

  1. Rumuskan Identitas Brand

Sebelum melakukan branding, terlebih dahulu Anda harus merumuskan identitas brand. Hal penting yang harus dipersiapkan yaitu nama, warna, slogan, dan logo. Pemilihan identitas haruslah yang unik, mudah diingat dan berbeda dari kompetitor.

Satu hal yang harus selalu Anda ingat, jangan membuat identitas yang mirip dengan brand lain. Karena nantinya proses dan cara branding ini bisa salah asosiasi ke brand milik orang lain.

  1. Tentukan Unique Selling Proporsition

Unique Selling Proporsition adalah daya tarik utama yang memiliki arti unik, berbeda dari yang lain, dan tidak akan ditemukan pada brand milik kompetitor. USP juga bisa dikatakan sebagai suatu layanan yang bisa diperoleh di brand tertentu. Bagi konsumen, USP akan menjadi aspek yang mudah untuk diingat.

  1. Buat Product Brief

Product brief merupakan alat bantu yang bisa digunakan untuk merumuskan strategi dan cara branding. Aspek ini meliputi identitas brand, analisis SWOT (strength, weakness, opportunity, treat), analisis kompetitor, dan tujuan dari branding itu sendiri.

  1. Riset Pasar

Sebelum memulai cara branding, sebaiknya Anda pahami terlebih dahulu bagian pasar mana yang akan dijadikan target oleh brand. Cara ini bisa dilakukan dengan mudah sesuai kebutuhan. Selain itu, untuk riset bisa juga dilakukan dalam mendukung pembuatan product brief.

  1. Pemilihan Media Yang Tepat

Cara branding yang tepat harus bisa memperhatikan dengan baik media apa yang akan digunakan. Media ini haruslah media yang bisa dijangkau dengan mudah dan sering digunakan target audience. Salah satunya influencer via instagram.

Nah, beberapa hal berikut tentu saja sangat penting untuk Anda perhatikan saat menggunakan jasa dan cara branding melalui influencer. Kadang pada saat ini teknik branding dan promosi menggunakan influencer adalah salah satu hal yang bisa mendongkrak pemasaran. Bahkan bisa dikatakan bahwa teknik branding ini yang benar-benar ampuh untuk dilakukan karena pada saat ini orang-orang lebih mengenal yang namanya media sosial.

Baca Juga: Langkah Membangun Kerja Sama dengan Influencer

Ingin mengetahui lebih banyak informasi seputar dunia branding? Kunjungi website Dreambox Branding Agency di sini.