16 September 2020

Di tengah pandemi covid-19 yang sangat berdampak pada bisnis dan ekonomi saat ini, bagaimanakah caranya mempertahankan dan memperkuat brand kita agar tetap eksis? Simak artikel berikut.

Serangan pandemi covid-19 memberikan dampak yang signifikan pada industri di dunia saat ini. Mulai dari pendidikan, kesehatan, pariwisata, hingga ekonomi dan bisnis, seakan-akan mengalami fase terjun bebas. Dari posisi yang sangat aman, berubah menjadi penuh ketidakstabilan. Tak mengherankan kemudian jika gulung tikar menjadi realita lumrah saat ini.

Baca Juga: 4 Alasan Anda Perlu Melakukan Rebranding

Banyak usaha yang ternyata tak mampu lagi bertahan karena kehilangan pasarnya. Salah satu kiat untuk mempertahankan usaha di situasi paceklik ini adalah dengan menghasilkan strategi branding baru. Tujuannya adalah menguatkan posisi usaha agar tak terlindas oleh kompetitor, sekaligus untuk mempertahankan konsumen agar eksistensi produk dan jasa tetap eksis.

Bagaimana Cara Memperkuat Brand Di Masa Pandemi?

Satu hal yang harus Anda sadari di masa pandemi ini adalah bahwa kehidupan masyarakat mengalami perubahan yang simultan. Kebiasaan sehari-hari untuk keperluan primer dan hiburan pun sudah tak sama lagi. Mengetahui ini Anda bisa menjadi lebih peka bahwa memang mustahil menerapkan penguatan brand yang ‘normal’ di masa yang memasuki ‘new normal’.

Berikut ini adalah beberapa catatan penguatan brand yang bisa Anda jadikan pertimbangan.

1. Komunikasi secara virtual

Memaksimalkan media virtual merupakan kunci pertama dalam strategi branding di masa covid-19. Di saat Anda sudah tak bisa menggunakan strategi dengan memanfaatkan kerumunan massa di dunia nyata, mengapa tak mengubah lapak menjadi virtual saja? Ketahuilah bahwa di saat sulit ini media virtual merupakan ruang ramai yang paling aman dari serangan virus.

Anda tetap bisa terhubung dengan target konsumen, sembari tetap mengikuti protokol kesehatan. Rancanglah strategi yang mengedepankan komunikasi kreatif melalui media sosial yang Anda miliki. Ada beberapa tips yang bisa Anda catat sebagai bahan pembuatan konten di sosial media, yang pertama adalah mengangkat isu terhangat, salah satunya mengenai menjaga kesehatan di masa pandemi ini.

Topik ini penting untuk menunjukkan kepedulian dan empati Anda agar konsumen tetap memiliki keterikatan dengan perusahaan.  Yang kedua tetap hadirkan nilai-nilai unik perusahaan dalam tiap konten yang ada, entah melalui warna khas, desain, ataupun tagline yang bertujuan untuk mengingatkan khalayak mengenai eksistensi perusahaan.

2. Event maya yang seru

Sama seperti konsep sebelumnya yang mengusung ranah virtual, kali ini penguatan brand bisa Anda lakukan dengan menciptakan sebuah event di dunia maya. Banyak hal yang bisa Anda adakan secara online, mulai dari konser musik virtual, seminar dan diskusi terbuka dengan bintang tamu yang seru, hingga membahas mengenai isu terhangat bersama para ahli.

Event ini akan memberikan Anda ruang interaksi dengan khalayak dengan dua poin penting; khalayak bisa mendapatkan nilai positif berupa pengalaman virtual yang asyik, dan Anda bisa mendapatkan penguatan akan keberadaan perusahaan.

3. Reward yang menarik

Tahukah Anda bahwa ada satu hal yang tak berubah di masa normal dan masa pandemi ini? Yap, masyarakat tetap suka yang namanya reward. Entah itu dalam bentuk promo, potongan harga, hingga hadiah gratis. Anda bisa memanfaatkan hobi khalayak ini dengan menjadikannya sebagai bagian dari branding. Misalnya saja dengan mengadakan quiz berhadiah yang di dalamnya diselipkan tentang nilai-nilai perusahaan.

Anda juga bisa mengadakan pembagian hadiah berkala sembari menyelipkan identitas perusahaan. Misalnya seperti pemberian masker, sabun cuci tangan hingga hand sanitizer gratis dengan logo perusahaan di desainnya. Strategi ini akan memberikan Anda beberapa keuntungan, mulai dari manfaat positif yang dirasakan oleh khalayak, hingga citra baik dan loyalitas yang terbentuk nantinya.

Branding di masa pandemi menyadarkan Anda mengenai pemaksimalan media online untuk menjadi lapak baru yang aman, bebas virus, namun tetap bisa menjangkau pasar secara luas. Nah, setelah membaca mengenai beberapa rekomendasi penguatan brand tadi, apakah Anda sudah menemukan ide tentang strategi yang pas?

Baca Juga: Strategi Branding Produk Saat New Normal

Ingin mendapatkan lebih banyak informasi seputar dunia branding? Kunjungi blog Dreambox Branding Agency di sini.