14 January 2022

Memperluas jangkauan pasar dengan social media ads.

Social media ads memang menjadi salah satu strategi bagi perusahaan, dalam memasarkan produk atau jasa mereka. Perkembangan teknologi di kehidupan manusia saat ini, memang berguna dalam semua aspek termasuk pada bidang bisnis. Para pebisnis tentunya tidak menyia-nyiakan kesempatan ini, untuk diaplikasikan secara langsung pada perusahaan mereka. Internet dianggap sebagai media, yang memberikan keuntungan bagi perusahaan dalam memasarkan produknya secara luas dengan minim biaya.

Baca Juga: Pelajari Berbagai Manfaat IoT yang Dapat Anda Rasakan

Terutama social media advertising, karena saat ini pengguna sosmed cukup banyak tersebar di seluruh dunia, maka para pelaku bisnis memanfaatkannya untuk memasarkan produk mereka pada media tersebut, selain itu terdapat banyak manfaat pula akan pebisnis dapatkan. Namun penggunaan iklan sosmed ini, memang harus tetap dikendalikan dan dipantau oleh pebisnis secara langsung. Semakin banyak kompetitor pada media tersebut, membuat para pebisnis harus memikirkan strategi terbaik untuk memanfaatkan media semaksimal mungkin.

Pentingnya Memanfaatkan Social Media Ads

Untuk memasarkan produk secara online melalui iklan sosial media, pebisnis juga perlu mengetahui betapa pentingnya sosmed yang berdampak positif pada pertumbuhan bisnis anda.

1. Meningkatkan Brand Awareness

Brand awareness merupakan hal sangat dibutuhkan oleh para pelaku usaha, karena ketika konsumen sudah mengingat nama atau jenis produk anda dari waktu ke waktu, maka akan lebih mudah bagi anda untuk mendapatkan keuntungan. Maka dari itu penting bagi pebisnis, untuk selalu mengingatkan atau memperkenalkan produk anda kepada konsumen lama maupun baru, dengan tujuan meningkatkan brand awareness. Dan sosial media dinilai sebagai media yang tepat, bagi pebisnis untuk memasarkan produknya.

2. Memperluas Jangkauan Pasar

Internet merupakan tempat luas dan tidak terukur, semua pengguna sosmed baik dari dalam negeri maupun luar negeri mungkin saja bisa melihat iklan anda. Kini pengguna sosial media juga terus meningkat, dan memungkinkan peluang produk semakin dikenal semakin tinggi.

3. Meraih Marketing Insight

Manfaat lainnya dari social media ads adalah meraih marketing insight, ketika pebisnis memasarkan produk melalui sosmed, maka anda bisa melihat informasi cukup akurat, seperti jumlah reach, impression dan engagement melalui campaign performance. Anda juga bisa mencoba berbagai karakteristik target audiens dengan behaviour berbeda, untuk melihat behaviour seperti apa yang sesuai. Informasi tersebut juga akan berguna, untuk melengkapi buyer persona seperti sosmed seperti apa yang biasa digunakan buyer.

4. Meningkatkan Conversion Rates

Social media advertising memiliki tingkat CTA yang jelas, dan menjadi salah satu strategi marketing dengan tingkat konversi cukup tinggi. Mulai dari book now, downloads, shop now dan lainnya, dan pastinya membutuhkan budget lebih untuk membuat audiens merasa penasaran.

Faktor yang Harus Diperhatikan dalam Menggunakan Social Media Ads

Bagi anda pebisnis yang baru terjun ke dunia sosial media, nyatanya tidak semudah itu mengaplikasikan sosmed pada bisnis anda. Pebisnis perlu mengetahui faktor apa saja, yang yang harus diperhatikan dalam sosmed untuk mencapai keberhasilan.

1. Tentukan Business Goals

Sebuah perusahaan harus membuat goals atau tujuan tersendiri, hal tersebut yang akan mengarahkan kemana perusahaan tertuju. Tentukan dari awal, langkah apa yang akan anda lakukan, mulai dari mencari klien, membangun relasi serta meningkatkan traffic website. Pahami dengan baik business goals anda, pastikan bahwa tujuan tersebut sesuai dengan visi misi perusahaan sejak awal anda mendirikannya.

2. Memahami Target Pasar

Faktor berikutnya dalam menjalankan social media ads adalah memahami target pasar, penting bagi perusahaan juga memiliki target pasar. Anda perlu mengetahui, sebenarnya produk atau jasa yang anda buat, ditujukan kepada siapa dan kriteria seperti apa yang dibutuhkan. Terlebih lagi kebanyakan sosial media digunakan oleh kalangan anak muda, sehingga anda bisa menyesuaikan, apakah produk atau jasa yang anda buat memang sesuai untuk dipasarkan pada media sosial atau tidak.

3. Memanfaatkan Postingan Organik

Dalam memasarkan produk melalui iklan sosial media, pebisnis perlu menggunakan postingan organik untuk menginformasikan iklan. Postingan harus sesuai dengan produk pebisnis, carilah topik yang relevan dan mampu menarik perhatian audiens.

4. Pilih antara Impression atau Engagement

Kedua aspek ini memang erat kaitannya dengan objektif yang ingin anda raih, jika target pertama anda adalah meraih awareness, maka tingkat jumlah impression dan reach menjadi aspek terpenting, yang harus perusahaan gapai. Namun jika perusahaan lebih memilih engagement, maka pebisnis bisa mengukur jumlah like, comment dan share melalui Cost per Engagement. CPE adalah jenis iklan yang memungkinkan advertiser hanya membayar, ketika terjadi interaksi audiens dan engage dengan iklan.

Cara Mengukur Keberhasilan Social Media Ads

Membahas mengenai keberhasilan dalam menggunakan social media advertising, mungkin membuat anda bertanya, lantas bagaimana bisa menentukan suatu perusahaan berhasil dalam menggunakan social media advertising atau tidak.

1. Lacak Sumber Traffic Berasal

Cara ini berlaku ketika anda menggunakan beberapa sosial media berbeda, dalam memasarkan produk, seperti Instagram, Twitter dan Facebook. Maka pebisnis harus memperhatikan, sosial media mana yang memiliki traffic tertinggi dapat dilihat dari jumlah likes, comment atau share. Dengan menemukan sumber traffic terbesar, maka pebisnis bisa lebih maksimal dalam memasarkan produk tersebut pada sosmed, dan lebih fokus dalam menjalankan iklan pada sosmed tersebut.

2. Cek pada Bagian Click-Through Rate

Cara mengukur keberhasilan social media ads berikutnya adalah, dengan mengecek bagian click-through rate kemudian membagi jumlah bagi dengan impression. Jika nilai CTR semakin tinggi, maka membuktikan bahwa iklan anda menarik perhatian audiens. Contohnya anda memiliki 5 click dan 1000 impressions, maka nilai CTR anda berjumlah 0,5%. Dengan begitu pebisnis bisa menentukan, jenis iklan seperti apa yang mendapatkan klik paling banyak dan mampu membuat audiens penasaran.

3. Perhatikan Jumlah Reach dan Impression

Reach dan impression merupakan dua hal berbeda, namun ternyata masih banyak advertiser yang bingung dengan kedua istilah tersebut. Reach ialah jumlah orang yang melihat iklan, sedangkan Impression menunjukkan berapa kali iklan tersebut dilihat audiens. Jika jumlah reach yang dicapai tidak lebih tinggi dari jumlah impression, sebaiknya anda menghentikan iklan tersebut karena dianggap tidak menguntungkan.

Strategi Menggunakan Social Media Ads untuk Mencapai Keberhasilan

Ada berbagai strategi bagi anda dalam menggunakan iklan sosial media, agar tujuan perusahaan dalam mencapai keberhasilan bisa tercapai.

1. Membuat Konten Menarik dan Relevan

Di dalam sebuah iklan, audiens akan melihat bagaimana konten tersebut dibuat. Jika tidak mampu menarik perhatian, atau bahkan tidak sesuai dengan produk yang dipasarkan, maka audiens akan menganggap bahwa iklan tersebut tidak relevan.

2. Tentukan Waktu Posting yang Tepat

Pebisnis juga harus mengetahui waktu terbaik, dalam memposting social media ads. Terlalu sering memposting iklan, nyatanya bisa membuat audiens merasa bosan bahkan terganggu, maka dari itu sebaiknya posting iklan anda 3-4 kali dalam seminggu.

3. Memilih Platform yang Sesuai

Seperti yang telah kami jelaskan sebelumnya, anda memang bebas untuk memilih sosmed yang sesuai dengan produk, setelah melihat sumber traffic tertinggi berasal. Maka anda sudah bisa menentukan platform yang sesuai, untuk memasarkan produk secara efektif.

Baca Juga: Pelajari Cara Mengatasi 404 Not Found Pada Website Anda

Manfaat serta cara mengukur keberhasilan dalam menggunakan social media ads, sudah kami berikan kepada anda untuk mengaplikasikannya secara langsung. Ingin memasarkan produk Anda secara digital? Hubungi Dreambox! Kami siap membantu. Klik di sini!