21 September 2020

Rebranding adalah suatu strategi yang tidak mudah untuk diputuskan maupun dilakukan. Jika berhasil, memang akan meningkatkan keuntungan, namun jika gagal, dapat menghancurkan nilai perusahaan. Berikut 5 contoh perusahaan yang sukses rebranding.

Keputusan untuk melakukan rebranding di suatu perusahaan bukanlah hal yang mudah. Dibutuhkan pertimbangan yang matang sebab nantinya akan memberikan perubahan yang bersifat mayor pada bagian internal perusahaan, pun hubungannya dengan pihak luar. Mulai dari konsumen, investor, hingga para kompetitor.

Baca Juga: 4 Alasan Anda Perlu Melakukan Rebranding

Perubahan yang signifikan inilah yang kemudian menjadikan strategi re-branding selalu memiliki 2 sisi; jika berhasil maka akan memberikan keuntungan yang besar bagi perusahaan, dan jika gagal sangat berpotensi menghancurkan nilai perusahaan itu sendiri. Karena itu keputusan untuk melakukan re-branding sebenarnya sangat riskan, namun juga sarat akan perubahan baik yang signifikan.

Banyak perusahaan yang gagal dalam eksekusi strategi re-brandingnya, namun banyak pula yang bisa keluar dan berhasil. Dalam artikel ini akan dibahas mengenai 5 perusahaan dengan perjalanan re-branding yang apik, agar menjadi inspirasi bagi anda.

5 Rebranding Perusahaan Yang Menginspirasi

Strategi re-branding merupakan kesatuan perencanaan untuk melakukan perubahan terhadap identitas perusahaan. Bukan hanya mengenai logo dan desain, namun juga tentang nilai yang diusung dan ingin dibagikan pada khalayak. re-branding yang pas bisa membuat khalayak jadi lebih nempel lagi dan tak ragu memberikan loyalitasnya. Seperti apa contohnya? Berikut uraian lengkapnya,

1. Re-branding ala McD

Kisah menarik ini datang dari perusahaan makanan besar asal Amerika, yang sudah memiliki ratusan gerai di Indonesia. Yap. McDonald’s atau yang biasanya disebut sebagai McD. Perusahaan ini dulunya pernah mengalami kemunduran, karena ternyata memiliki citra negatif di masyarakat. McD dipandang sebagai perusahaan junkfood, yang menjadi penyebab masyarakat mengalami obseitas. Bahkan sampai muncul gerakan menolak makan produk McD.

Menyikapi hal ini, McD mengatur strategi rebranding dengan mengubah nilai perusahaan sebagai penyedia makanan sehat. Caranya adalah dengan menambahkan menu sehat di gerainya, dan menggunakan komersial menampilkan kehidupan keluarga muda yang sehat. Strategi ini terbukti berhasil setelah McD menerima kenaikan omzet sampai 5% di kuartal berikutnya.

2. Re-branding ala Apple

Percayalah, strategi re-branding produk adalah hal yang menyelamatkan Apple dari kepunahan. Apple sempat mengalami omzet yang anjlok diakibatkan oleh kakunya produk yang dihasilkan. Tak bisa mengikuti selera pasar, dan lamban dalam melakukan pengembangan produk. Sebelum hal terburuk terjadi Steve Jobs melakukan re-branding dengan merubah poin krusial pada produk Apple, mulai dari desain, jeroan, jenis produk, hingga harganya.

Hasil re-brandingnya terbukti saat ini, dimana Apple masih bertengger sebagai salah satu market leader di industri teknologi.

3. Re-branding ala Harley Davidson

Produsen motor gede ini ternyata dulu nyaris bangkrut. Penyebabnya adalah ketidakmampuan perusahaan untuk menyediakan kualitas tunggangan yang mumpuni. Sehingga Harley Davidson hanya muncul sebagai nama besar saja, namun nyatanya dilibas kompetitor dari segi kualitas produknya. Karena itulah pihak perusahaan langsung melakukan re-branding dengan memberikan perubahan besar-besaran di sektor produksi. Kuncinya adalah mengedepankan kebutuhan konsumen, dan memposisikan Harley Davidson sebagai produk yang bisa memenuhi kebutuhan tersebut.

4. Re-branding ala Walmart

Marketplace ini terkena apes karena dianggap sebagai toko online berharga selangit. Akibatnya konsumen kabur dan lebih memilih bertransaksi di lapak online lainnya. Mengetahui kemunduran ini pihak Walmart langsung mengambil inisiatif untuk melakukan re-branding. Salah satu strategi yang paling terkenal adalah perubahan tagline yang menjadi ‘Always-Low-Prices’, yang mengisyaratkan kemudahan transaksi tanpa biaya yang mahal.

Re-branding ini ternyata manjur, karena Walmart terbukti bisa bertahan menghadapi krisis global di industri ekonomi pada tahun 2008 lalu.

5. Re-branding ala UPS

Perusahaan ekspedisi ini menjadi bukti nyata bahwa rebranding mengubah segalanya. Sebelum mengubah tagline menjadi ‘What-can-brown-do-for-you?’, UPS mengalami kekalahan telak dari FedEx. Namun ternyata pergantian tagline ini mampu membawa UPS meraup omzet hingga 2 kali lipat dari milik FedEx, diakibatkan peningkatan citra baik yang muncul di konsumen.

Itu dia 5 perusahaan dunia yang terkenal karena keberhasilan rebrandingnya. Semoga bisa memberikan inspirasi untuk keberhasilan usaha Anda kedepannya!

Baca Juga: Cara Menentukan Target Pasar Bisnis Anda

Ingin mendapatkan lebih banyak informasi seputar dunia branding? Kunjungi blog Dreambox Branding Agency di sini.