01 May 2020

Membicarakan mengenai dunia startup, tentunya memiliki beberapa perbedaan, jika disandingkan dengan perusahaan negara pada umumnya.

Sampai sekarang di Indonesia sendiri tren startup masih mendominasi. Karena memang bisa dikatakan membangun startup lebih terjangkau, dan memungkinkan banyak kustomisasi yang dilakukan, sesuai dengan keinginan dan budget yang dimiliki.

Pengembangan startup juga sangat memungkinkan untuk dilakukan oleh semua kalangan. Nah, untuk itu salah satu bahasan yang kerap digaungkan dalam proses pengembangan startup adalah bakar uang.

Baca Juga: Hubungan Brand Image Terhadap Loyalitas Merek

Selama ini istilah bakar uang dalam startup agaknya diklaim sebagai salah satu strategi wajib, yang sampai saat ini kerap dijalankan. Lalu apa saja hal yang perlu diketahui dari bakar-bakar uang ala startup ini?

Apa itu Bakar Uang dalam Dunia Stratup?

Apa sih sebenarnya yang dimaksudkan dengan strategi bakar uang? Untuk menjawab ini, mari kita ingat-ingat sebentar mengenai beberapa perusahaan startup yang ada di Indonesia. Tidak perlu susah-susah, jawabannya bisa langsung terlihat pada aplikasi e-commerce maupun ojek online yang ada di gadget kita saat ini, meskipun dua lini bisnis tersebut sudah bukan masuk dalam kategori startup.

Apa yang Mereka Lakukan?

Nah, pernahkah Anda perhatikan bahwa masing-masing startup ini umumnya rajin memberikan banyak voucher, potongan harga, dan paket-paket super murah kepada penggunanya? Belum lagi biasanya voucher, discount dan paket-paket ini akan dibedakan bagi para pengguna baru dan pengguna lama.

Ada banyak sekali jenis voucher yang bisa diberikan, mulai dari gratis ongkos kirim, lalu potongan harga untuk item tertentu. Ada juga pemberian gratis konsultasi ataupun lain-lain. Malahan banyak juga yang memberikan keuntungan poin dan koin melalui permainan-permainan khusus, yang tak jarang membuat Anda ketagihan untuk mengikutinya.

Nah, inilah yang dimaksudkan dengan strategi bakar uang ala startup. Yaitu membakar uang atau budget yang mereka miliki untuk diberikan kepada konsumen, dalam rangka memperluas pasar dan meningkatkan pengguna.

Jadinya ketika Anda menemukan startup dalam ataupun luar negeri terlihat sangat dermawan memberikan gratis, voucher, potongan harga, hingga paket murah luar biasa, itulah saat-saat mereka menjalankan strategi bakar uang tersebut.

Apa Tujuan dari Strategi Bakar Uang oleh Startup?

Tujuan

1. Menimbulkan Awareness

Strategi membakar uang ini sesungguhnya memiliki beberapa tujuan,yang pertama adalah untuk mencuri perhatian pasar atau awareness. Hingga saat ini, pemberian banyak paket serba murah dan potongan harga merupakan salah satu cara terampuh untuk meyakinkan para konsumen untuk mendekat.

Setiap perusahaan startup umumnya mengalokasikan dana untuk pelaksanaan strategi ini, yang biasanya memiliki target waktu pelaksanaan dan capaian pengguna. Oleh sebab itu umumnya strategi bakar uang ini akan perlahan-lahan dikurangi dan akhirnya dihentikan, ketika target market sudah sepenuhnya mereka kuasai.

2. Memunculkan Loyalitas

Tujuan selanjutnya biasanya untuk memunculkan loyalitas dalam pasar. Pasti Anda juga kerap membandingkan antara startup satu dan lainnya, manakah yang memiliki fitur paling gampang, dan paling nyaman untuk digunakan. Nah, salah satu fitur yang sangat berpengaruh dalam penilaian ini adalah perkara harga.

Biasanya pemberian harga yang begitu rendah akan menaikkan keyakinan Anda mengenai kenyamanan penggunaannya. Entah itu merasa lebih mudah karena ada gratis ongkos kirim, atau mungkin sering ada flash sale di item-item kesukaan, hingga berhasil mendapatkan barang bagus dengan harga yang sangat rendah di momen-momen belanja tertentu.

Itulah beberapa penjelasan mengenai pengertian dan tujuan penggunaan strategi bakar uang ala startup. Penggunaan strategi ini hingga sekarang masih kontroversial, terkait dengan kemungkinan keuntungan yang tinggi, namun disertai juga dengan resiko kehilangan budget yang sama besarnya. Era distrubsi memang menghadirkan banyak strategi yang sebenarnya kontras dengan sebelumnya, namun terbukti beberapa strartup sukses bakar-bakar uang yang kemudian menjadi unicorn, dualcorn, dan seterusnya.

Baca Juga: Peran Public Relation Dalam Meningkatkan Brand Image

Ingin mengetahui lebih banyak informasi seputar dunia branding? Kunjungi website Dreambox Branding Agency di sini.