11 October 2021

Jasa Branding membuat bisnis Anda lebih dikenal masyarakat.

Berencana untuk mengembangkan sebuah bisnis, bisa juga mempertimbangkan untuk menyewa jasa branding sebagai salah satu strategi marketing atau pemasarannya. Mengingat salah satu tahap dalam proses penjualan adalah pengenalan terhadap pelanggan terlebih dahulu. Branding sendiri adalah upaya penguatan terhadap identitas sebuah produk atau usaha, bisa berupa simbol – simbol, slogan, ilustrasi, atau karakter tertentu. Tujuan dari branding sendiri adalah membangun persepsi yang sama dalam benak pelanggan. Contohnya ketika mendengar tentang Indomie, tentu semua orang akan membayangkan sama, yaitu mie yang merepresentasikan berbagai varian rasa khas nusantara.

Baca Juga: 5 Manfaat Digital Marketing Agency untuk Promosi Bisnis

Dengan jingle “Indomie Seleraku” mengenalkan bahwa produknya bagi  masyarakat Sabang sampai Merauke. Begitu juga ketika mendengar Apple, bukan tentang buah apel, tetapi produk elektronik berteknologi tinggi, seperti produk Iphone dan Mac-nya. Keduanya mudah dikenali oleh masyarakat, bisa dari logo atau simbol – simbolnya. Tanda bahwa strategi brandingnya mulai berhasil atau memberikan efek positif pada masyarakat adalah mulai dibicarakan oleh masyarakat. Begitu juga ketika membicarakan tentang simbol, akan langsung terasosiasi ke produknya, contoh beli air mineral selalu menyebut “Aqua”.

10 Manfaat Menggunakan Jasa Branding Bagi Produk Anda

Bisnis adalah dunia yang sangat cepat pergerakannya, apabila terlambat dalam mengambil peluang, maka risikonya adalah tidak mendapatkan benefit atasnya. Begitu juga ketika sedang mengembangkan bisnis atau produk baru. Karenanya di sinilah peran penggunaan jasa branding.

1. Pemahaman Lebih Obyektif dan Mendetail

Dalam mengembangkan sebuah strategi pengenalan produk atau brand, diperlukan sudut pandang netral. Ini memungkinkan pengembangnya mampu menyusun strategi lebih obyektif, solutif, dan komprehensif. Harus tanpa bias karena target atau yang lainnya. Kondisi ini dapat dicapai oleh seorang dari luar sistem, seperti agensi jasa. Ketidaktahuan atau posisi seorang jasa di luar perusahaan mampu lebih jeli dalam memetakan medan, melihat bagaimana sebuah produk atau brandnya, dan menyusun strategi bagaimana memperkenalkannya.

2. Terdiri dari Tim yang Kompeten

Sebuah perusahaan apabila ingin mengkampanyekan produk atau brand baru tentunya memerlukan sebuah tim komplit, seperti desainer, copywriter, data analyst, atau bahkan marketing strategist. Namun membangun tim komplit cukup sulit. Menggunakan jasa branding memungkinkan Anda mendapatkan tim komplit tanpa harus repot – repot menyusunnya sendiri. Kebanyakan personilnya sudah terspesialisasi di bidangnya masing – masing, sehingga mampu menghasilkan pengenalan brand yang menarik dan atraktif.

3. Cepat Dalam Berinovasi

Menggunakan karyawan internal sebagai tim dalam mengembangkan sebuah kampanye brand memang menjadi pilihan ideal, karena sudah memahami bagaimana seluk beluk perusahaan dan produknya. Namun terkadang inovasi terkait cara branding kurang up to date. Berbeda dengan jasa atau agensi, karena terbiasa mengerjakan berbagai proyek, cenderung lebih cepat dalam menangkap strategi yang sedang tren untuk mengembangkan sebuah brand baru. Melalui pengalaman tersebut brandnya akan lebih mudah terkenal di masyarakat.

4. Berbasis Data dan Pengalaman

Pengalaman menjadi kunci utama dalam membangun berbagai strategi ketika hendak memperkenalkan produk baru. Eksperimen dan pengalaman yang banyak akan membantu menunjukkan strategi mana saja yang berhasil dan mana tidak berhasil, tentunya berbasis data. Selain itu juga bisa melakukan evaluasi atau analisis mengapa strateginya tidak optimal. Data dan analisis ini digunakan sebagai bahan pengembangan strategi baru ketika sebuah perusahaan hendak menggunakan jasa branding. Dengan demikian mampu memberikan pelayanan terbaik.

5. Biayanya Lebih Rendah

Biaya merekrut atau membentuk tim khusus berkaitan dengan pengembangan atau branding sebuah produk cenderung mahal, banyak biaya dikeluarkan mulai dari rekrutmen, pelatihan, fee tetap, dan berbagai biaya lainnya. Belum lagi hasilnya tidak menjamin berhasil. Menyewa agensi memang terkadang memakan biaya tidak sedikit, tetapi bila dibandingkan dengan keuntungan atau alternatif lainnya, cenderung lebih rendah. Efisiensi biaya ini bisa dimanfaatkan untuk pengembangan perusahaan lebih jauh lagi.

6. Memangkas Waktu di Marketing

Apabila Anda tidak memiliki tim kompeten proses penyusunan strategi akan memakan waktu lama. Belum lagi ketika tim tersebut sebelumnya dibebani pekerjaan tertentu, tentu saja tidak fokus serta berpotensi berdampak bagi berbagai pekerjaan utamanya. Memiliki tim independen menang mahal harganya, tetapi ketika bisa menyewa jasa branding, tentu biaya tersebut tidaklah terasa mahal. Ditambah lagi, timnya profesional, pengerjaannya tentu cepat dan mampu bersaing di tengah kompetisi yang sedang sengit.

7. Mengembangkan Brand yang Powerful

Untuk bisa membangun powerful brand, tentu harus memahami bagaimana proses brandingnya dikerjakan. Mulai dari konseptual, desain dan implementasi, harus mendapatkan perhatian ekstra, karena apabila tahapannya kurang kualitas, hasilnya juga mengecewakan. Sebuah agensi memiliki standar dan prosedur tersendiri untuk bisa memastikan pelayanannya memberikan hasil paling baik. Dengan menyerahkan seluruh tahapannya pada agensi, bisa terbangun brand yang powerful.

8. Pengalaman Lintas Industri

Salah satu yang hanya dimiliki oleh jasa branding adalah pengalaman lintas industri, artinya berpengalaman mengerjakan berbagai proyek dan jenis industri. Mulai dari pakaian, makanan, obat – obatan, bahkan kosmetik. Pengalaman lintas industri memberikan pengalaman dan pemahaman baru tentang bagaimana sebuah merek bekerja. Setiap industri memiliki tantangannya sendiri, dengan adanya banyak pengalaman tersebut, membantu perusahaan lebih kreatif dalam mengembangkan brandingnya.

9. Terhubung dengan Pelanggan Baru

Branding yang efektif biasanya ditandai dengan munculnya banyak pelanggan baru, hal ini karena pengenalannya mampu menjangkau berbagai jenis audiens sesuai karakter dan produknya. Tentu saja ini adalah kesempatan bagus untuk membuka peluang pasar baru. Membuka pasar atau target pasar baru biasanya cukup mahal, karena ada serangkaian proses terlebih dahulu. Namun apabila dengan branding bisa mendatangkan berbagai macam pelanggan baru, tahapan tersebut dapat dipangkas dan dioptimalkan.

10. Pembeda dari Kompetitor

Saat ini ada banyak sekali produk sama atau bahkan serupa, contohlah tentang mie, ada segudang merek jualan mie. Untuk bisa dikenal atau diperhatikan oleh pelanggannya, harus menjadi berbeda atau memiliki distingsi yang jelas dan ikonik. Contohlah seperti Indomie tadi, dengan jingle dari sabang sampai meraukenya, menunjukkan adanya variasi rasa seperti dengan masakan asli nusantara. Cobalah lihat rasa soto, ada berbagai variasinya, mulai dari soto mie, ayam, lamongan, padang, dan lain sebagainya. Jasa ini bisa mengamati berbagai jenis kompetitor kemudian menguatkan sisi unik dari produknya. Dengan pengamatan ini bisa membantu menentukan cara terbaik dalam memperkuat identitas sebuah produk dan membuatnya ekstraordinary diantara kompetitornya.

Baca Juga: Tak Perlu Pusing! Web Design Agency Akan Membantu Design Website Bisnis Anda

Tahap pertama setelah mengembangkan produk sebelum menjualnya adalah melakukan branding. Tahapan ini memungkinkan produknya lebih dikenal oleh masyarakat. Untuk mengoptimalkannya diperlukan suatu tim khusus, alternatifnya adalah menyewa jasa branding.  Ingin memasarkan produk Anda secara digital? Hubungi Dreambox! Kami siap membantu. Klik di sini!