24 June 2020

Peran brand ambassador sangat penting dalam membangun citra perusahaan.

Brand Ambassador atau dalam bahasa Indonesia yaitu Duta Merek merupakan sebuah istilah pemasaran untuk seseorang atau grup yang dipekerjakan dengan sistem kontrak oleh sebuah organisasi atau perusahaan untuk mempromosikan sebuah merek baik itu produk maupun jasa.

Baca Juga: 5 Perusahaan yang Menggunakan Public Figure Sebagai Teknik Branding Produk

Brand Ambassador atau BA ini biasanya adalah seorang public figure yang cukup terkenal seperti pemain film, musisi, model, pemain sinetron, pembaca acara, atlet, atau bisa juga seorang politisi.

Tugasnya untuk mempromosikan menjadikan BA adalah sebuah kerjasama yang saling menguntungkan satu sama lain. Seorang BA bisa dibayar cukup tinggi apabila public figure yang digunakan memiliki massa yang sangat banyak. Selain terkenal, seorang BA juga harus memiliki citra yang baik paling tidak di benak penggemarnya karena citra produk pun akan ikut terpengeruh jika BA tersebut memiliki citra baik atau buruk.

Pemilihan BA bagi sebuah perusahaan tidaklah mudah, harus cocok dengan nila-nilai dari citra perusahaan itu sendiri. Kredibilitas seorang BA di sini sangatlah dibutuhkan, karena tidak hanya mempromosikan produk dari sebuah perusahaan saja tetapi BA dapat membangun citra perusahaan itu sendiri.

Banyak sekali peran BA bagi perusahaan terutama dari sisi pemasaran; perusahaan dapat diuntungkan karena produknya tersebar cukup luas melalui perpanjangan tangan seorang BA. Tetapi, apalah arti sebuah keuntungan tanpa adanya citra yang baik? Perusahaan tanpa sebuah citra yang baik atau positif adalah perusahaan yang cukup sulit untuk dipercaya konsumen. Kredibilitas sebuah perusahaan dipertanyakan jika memang nyatanya perusahaan tersebut tidak memilki citra yang baik.

Oleh karena itu, BA atau brand ambassador memiliki peran cukup penting dalam membangun citra perusahaan. Berikut beberapa peran brand ambassador dalam membangun citra perusahaan:

  • Mengontrol asumsi konsumen

Seorang BA memiliki kekuatan untuk mengontrol asumsi di masyarakat. Konsumen bebas berasumsi terhadap produk yang mereka sudah ketahui, apakah itu berbentuk asumsi yang positif atau yang negatif. Asumsi tersebut perlu dikontrol untuk membangun trust. Setelah trust tersebut sudah terbangun dengan cukup baik, maka perlahan citra perusahaan akan ikut terbangun pula. Karena sebetulnya perusahaan akan sulit untuk mengontrol asumsi yang sudah beredar di pasar mengenai produk mereka, untuk itulah seorang BA dibutuhkan.

  • Mendapatkan sebuah trust

Tanpa adanya trust atau kepercayaan, seseorang tidak akan melakukan sebuah aksi seperti pembelian. Pembelian itu dapat terjadi jika seseorang sudah percaya terhadap sebuah produk. Bahkan, jika produk tersebut memiliki manfaat yang baik untuk kehidupan mereka, seorang konsumen tidak akan membeli produk tersebut jika tidak ada kepercayaan yang terbangun terhadap citra perusahaannya. Seorang BA dapat membangun trust dari konsumen kepada citra perusahaan melalui beberapa media, salah satunya adalah media online. Kesan-kesan positif dari BA setelah menggunakan produk akan memberikan dampak positif. Ketika orang mendengar sesuatu yang positif khususnya kesan positif terhadap sebuah produk, maka mereka akan cenderung memberi kredibilitas tinggi kepadanya. Begitu pula dengan citra perusahaan, BA hanya perlu memberikan kesan positif kepadanya, maka citra perusahaan itu akan terbangun secara positif dengan sendirinya.

  • Menjadi “Duta” yang sesungguhnya untuk sebuah perusahaan.

Seorang BA dapat membangun citra sebagai seorang “Duta” di departemen pemasaran perusahaan. Mereka dapat bertindak sebagai muka dari perusahaan di hadapan konsumen. Seakan-akan hal tersebut dilakukan sangat tulus tanpa adanya sebuah kompensasi dari perusahaan. Semakin organik kesan “Duta” di sini, maka semakin positiflah citra perusahaan.

Brand ambassador sejujurnya haruslah memiliki citra yang baik di mata banyak orang, jika tidak langkah-langkah untuk membangun citra sebuah perusahaan akan sulit untuk diwujudkan.

Baca Juga: Langkah-Langkah Menentukan Sasaran Promosi Yang Perlu Anda Ketahui

Ingin mengetahui lebih banyak informasi seputar dunia branding? Kunjungi website Dreambox Branding Agency di sini.