14 January 2021

Segmentasi pasar dikenal juga sebagai kelompok sasaran yang dituju oleh sebuah perusahaan.

Strategi segmentasi pasar ini memungkinkan perusahaan untuk mengerucutkan rencana pemasaran, sehingga bisa mengurangi kemungkinan pemborosan biaya dan usaha, yang mungkin terjadi jika menggelontorkan produk dan jasa tanpa tujuan yang jelas.

Baca Juga: Membangun Brand Identity yang Tepat untuk Meningkatkan Keberhasilan Bisnis

Penyusunan segmentasi pasar bisa dikatakan menjadi salah satu unsur yang paling menentukan kesuksesan sebuah perusahaan. Mengapa? Sebab sebuah produk bisa diklaim baik dan berkualitas hanya jika para konsumennya merasa cocok dan menerima manfaat dari penggunaannya. Lalu bagaimana tips dalam menyusun segmentasi pasar di zaman digital ini?

Tips Menyusun Strategi Segmentasi Pasar Secara Digital

Di zaman yang serba digital ini, tentu akses untuk mendapatkan data terkait konsumen menjadi lebih mudah. Terlebih lagi saat ini pasar sudah sangat ahli dalam menggunakan platform sosial media, menjadikan proses pendataan lebih mudah dan terbuka. Berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda pegang, dalam rangka menyusun strategi segmentasi pasar.

1. Kluster Segmentasi dengan Sosial Media

Daftar pertama yang bisa Anda lakukan dalam rangka menyusun strategi segmentasi adalah dengan membuat kluster-kluster pasar. Pembuatan kluster ini bertujuan untuk mengelompokkan pasar, sehingga lebih mudah untuk ditelisik.

Umumnya kluster pasar dibagi menjadi 3 yaitu, segmentasi konsumen baru atau incaran konsumen yang belum pernah menggunakan atau membeli produk Anda. Segmentasi ini bertujuan untuk mengembangkan bisnis.

Kedua, segmentasi loyal, yaitu konsumen tetap yang selama ini sudah menjadi langganan Anda. Segmentasi ini bertujuan untuk menjaga kesetiaan dan hubungan dekat dengan konsumen. Ketiga, segmentasi tambahan. Biasanya segmen ini tidak termasuk di antara dua sebelumnya, tetap dimasukkan dalam target namun tidak menjadi fokus utama.

Seluruhnya info mengenai kluster ini bisa Anda dapatkan dari menu yang tersedia di platform sosial media. Saat ini Facebook, Instagram, Twitter, bahkan Youtube telah memfasilitasi segmentasi konsumen.

2. Segmentasi Pasar Berdasarkan Online Survey

Strategi segmentasi pasar yang kedua adalah yang dilihat dari permasalahan umum yang dihadapi. Setelah membuat kluster menjadi tiga, langkah selanjutnya adalah mengetahui apa saja hambatan yang kerap ditemui oleh konsumen, dan siapkanlah produk Anda sebagai jawabannya.

Salah satu cara yang bisa Anda gunakan untuk mengetahuinya adalah dengan mengadakan survey singkat. Saat ini platform penyedia layanan survey sudah sangat mudah untuk ditemukan. Dari data ini, Anda kemudian bisa menemukan teknik segmentasi pasar yang lebih rinci.

3. Segmentasi Berbasis Kebiasaan Berinternet

Strategi penyusunan segmentasi pasar lainnya di era digital adalah dengan mempertimbangkan kebiasaan internet yang dilakukan. Hal ini akan memudahkan Anda untuk menentukan produk iklan, platform penyalur iklan, dan jenis layanan yang nantinya digunakan.

Biasanya kecenderungan berselancar di internet ini dipengaruhi oleh beberapa hal, yaitu level pendidikan, jenis pekerjaan, status ekonomi dan sosial, serta gender. Setiap jenis dari klasifikasi ini umumnya memiliki kebiasaan berinternet yang berbeda, mulai dari konten yang disukai, jam-jam mengakses internet, hingga pola pembelian barang yang diadopsi.

Itulah beberapa cara yang bisa Anda gunakan, dalam rangka menyusun strategi segmentasi pasar di era digital. Di era 4.0 ini sistem big data sangat membantu para pelakon bisnis untuk mengembangkan usahanya.

Kuncinya adalah selalu memaksimalkan setiap platform digital yang dimiliki. Sebab di setiap interaksi yang Anda lakukan, terdapat data valid yang bisa di analisa. Adanya jejak virtual ini akan menolong Anda melakukan pencatatan secara otomatis, tentang kebiasaan dan pola perilaku yang dimiliki oleh tiap segmen konsumen.

Baca Juga: Langkah dan Tujuan Rebranding untuk Perusahaan

Dreambox Branding Consultant dapat membantu Anda dalam proses membuat nama brand dan proses branding yang menarik. Anda dapat menghubungi Dreambox untuk berkonsultasi dan bekerja sama dalam proses branding yang akan dilakukan pada perusahaan Anda.