24 April 2020

Visual audit merupakan kegiatan dalam menganalisa dengan rinci seluruh aspek visual pada suatu barang meliputi tagline, logo, desain produk, dan teknik visual.

Proses analisa visual audit dilakukan untuk menilai keefektifan aset yang sudah dimiliki demi kelancaran bisnis. Audit visual dalam digunakan sebagai cara yang tepat untuk menilai brand dari segi visual.

Baca Juga: Kapan Re-Branding Produk Harus Dilakukan?

Audit visual perlu dilakukan jika dalam beberapa jangka waktu produk dan jasa yang Anda miliki berhasil menguasai pasar kemudian market sharenya turun secara tiba-tiba. Pelaksanaan audit visual juga bisa dilakukan untuk mengembangkan produk baru dan berencana melakukan ekspansi bisnis keluar negeri.

Cara Melakukan Visual Audit Dengan Inspirasi Desain Produk Terbaik

Bagi Anda yang tertarik melakukan audit visual untuk melakukan inspirasi desain produk agar lebih bagus, ada beberapa tips yang bisa dilakukan, yaitu :

  1. Membuat Framework Audit

Cara ini dilakukan sebagai panduan sasaran strategi yang menjadi acuan visual audit. Di dalam framework audit harus berisi target market, positioning terhadap kompetitor, trend industri sekarang dan trend yang akan datang, sistem branding, layanan, data penjualan, dan produk.

  1. Lakukan Analisa Elemen

Analisa yang dilakukan harus pada semua elemen visual branding meliputi logo bisnis, warna, font, desain, nada, gaya, dan gambar. Tujuannya untuk mengidentifikasi masalah seperti logo yang kurang bagus kualitasnya, tagline yang konotasinya negatif, tata letak toko yang salah, dan kesesuaian produk dengan desain.

  1. Evaluasi Masalah

Laporan evaluasi ini berisi uraian seberapa efektifnya visual branding dalam mewakili bisnis dan mengukur sejauh mana upaya branding yang sudah dilakukan. Saat mengevaluasi masalah, poin-poin itulah yang pertama akan ditanyakan.

  1. Lakukan Upaya Perbaikan

Upaya perbaikan inspirasi desain produk ini harus dilakukan berdasarkan hasil analisa dan evaluasi masalah. Apabila kualitas logo buruk, maka pendesainan ulang harus dilakukan. Jika brand sudah tidak memiliki daya tarik, upaya yang harus dilakukan adalah re-branding.

Penyajian visual audit ini sangat tepat untuk menciptakan citra visual yang efektif dan koheren sehingga upaya branding bisa berhasil dilakukan. Hal ini nantinya akan berpengaruh dalam menentukan persepsi konsumen mengenai sebuah produk atau jasa.

Website Untuk Inspirasi Desain Produk Dalam Visual Audit

Inspirasi desain produk yang bagus dalam visual audit bisa Anda buat dan dapatkan di beberapa website seperti :

  • Behance – Website ini khusus dibuat sebagai media portofolio untuk para desainer di dunia. Di dalamnya banyak inspirasi desain yang masih fresh
  • Dribbble – Website ini mempunyai logo bola basket pink yang bisa digunakan untuk membuat desainer grafis khususnya yang suka dengan UI/UX design. Website portofolionya lebih simple dan lebih ringkas dari Behance.
  • Adobe Color CC – Website simple ini menampilkan berbagai pilihan color pick terbaik yang bisa digunakan untuk desain grafis dan desain web. Disini Anda bisa menilai warna yang cocok dan bagus untuk desain produk.
  • Pinterest – Website ini mempunyai beragam sumber inspirasi desain yang tidak terbatas.
  • Art station – Dalam website ini terdapat spesifik ilustrasi, lingkungan, objek 3D, dan game art yang dilengkapi langkah-langkah pembuatan ilustrasi secara detail.
  • Upslab – Website ini dikemas dengan konsep menarik yang bisa digunakan untuk inspirasi desain produk dalam branding.

Beberapa website diatas memang bisa menjadi salah satu inspirasi untuk Anda dalam desain produk terkait visual audit.

Baca Juga: Rebranding Produk, Cara Ampuh Mencari Pelanggan Baru

Ingin mengetahui lebih banyak informasi seputar dunia branding? Kunjungi website Dreambox Branding Agency di sini.