13 November 2019

“Hampir semua perusahaan pasti sudah pernah melakukan branding untuk produknya.”

Sebuah produk bisa saja dilupakan atau bahasa umumnya “ketinggalan zaman.” Hal tersebut disebabkan eksistensi dari produk sudah terlalu lama tanpa adanya perkembangan dari produk tersebut. Oleh karena itu proses rebranding perusahaan harus dilakukan.

Baca Juga: 4 Rahasia Marketing Efektif Menggunakan Brand Storytelling

Banyak penyebab mengapa perusahaan melakukan rebranding. Apa saja? Simak penjelasan di bawah:

Berubahnya Misi

Setiap perusahaan memiliki misi masing-masing. Namun seiring berjalannya waktu, misi perusahaan memiliki kemungkinan untuk berubah. Oleh karena itu perlu dilakukan rebranding, agar pesan dari perubahan misi tersebut dapat tersampaikan ke konsumen, atau kepada partner dari perusahaan tersebut.

Konsumen Lama yang Sudah Semakin Tua

Jika Anda memiliki produk yang laku dan disukai konsumen, tentu saja seiring berjalannya waktu, konsumen Anda akan semakin bertambah umurnya. Oleh karena itu, untuk mendapatkan perhatian calon konsumen dari generasi yang lebih baru, Anda harus melakukan rebranding yang sesuai dengan trend dari generasi yang lebih baru ini. Hal ini perlu dilakukan demi regenerasi konsumen di perusahaan Anda.

Selalu Kalah Dari Kompetior

Salah satu pertimbangan untuk melakukan rebranding adalah untuk mengungguli kompetitor. Ditengah persaingan pasar yang masif, terobosan ide dibutuhkan agar bisa menjadi lebih unggul dibandingkan pesaing. Oleh karena itu, salah satu keuntungan melakukan rebranding adalah perusahaan dapat menampung lebih banyak ide-ide baru sebanyak-banyaknya dan menerapakan ide yang baru tanpa perlu takut ide yang baru bertabrakan dengan ide lama nya.

Setelah mengetahui penyebabnya, Anda juga harus mengetahui hal apa saja yang harus Anda lakukan ketika memutuskan ingin memulai rebranding. Simak penjelasan di bawah ini:

Riset

Sebelum melaksanakan rebranding, riset adalah salah satu hal yang sangat penting untuk dilakukan. Tentu saja saat Anda melakukan rebranding, Anda tidak ingin mendapatkan hasil yang malah menurun. Oleh karena itu, riset mengenai pasar, trend, brand positioning dan riset lainnya perlu Anda lakukan.

Konsultasi Dengan Pemegang Saham

Sebelum melakukan rebranding perusahaan, Anda juga perlu berkonsultasi dengan pemegang saham mengenai apakah dampak yang dihasilkan dari rebranding yang Anda lakukan, apakah akan membawa dampak yang positif, atau malah akan membawa dampak yang positif. Berkonsultasi dengan pemegang saham juga dapat memberi ide yang lebih banyak.

Rebranding perusahaan memiliki proses yang kurang lebih sama dengan proses branding, namun dengan proses rebranding, Anda harus bersiap merubah identitas dari perusahaan Anda, tentu saja ke arah yang lebih baik.

Baca Juga: Pentingnya Brand Voice Untuk Brand Personality Anda

Ingin memulai rebranding untuk perusahaan Anda? Cari bantuan profesional. Dreambox Branding Agency siap membantu Anda dalam proses rebranding perusahaan Anda.