16 October 2020

Responsive logo adalah bentuk minimalis dari sebuah logo perusahaan atau brand yang dapat digunakan di perangkat manapun.

Pernahkah Anda mendengar istilah responsive logo? Istilah ini mulai populer di kalangan desain grafis dan juga tenaga IT di seluruh dunia. Khususnya setelah internet berkembang dengan pesat dan munculnya teknologi layanan berbasis aplikasi mobile.

Baca Juga: Pentingnya Branding UMKM untuk Meningkatkan Penjualan di Tengah Pandemi

Bagi Anda yang mendirikan sebuah usaha tentu memiliki logo di perusahaan tersebut, dan ada baiknya dibuat dalam versi responsif. Jika masih sangat awam dengan istilah ini maka bisa menyimak ulasan singkat berikut.

Sekilas Tentang Responsive Logo

Secara sederhana responsive logo merupakan bentuk minimalis dari sebuah logo perusahaan atau brand produk dan jasa namun tidak menghilangkan identitas khas dari brand tersebut. Kehadiran logo dalam versi responsif meningkat seiring dengan  berkembangnya teknologi penggunaan berbagai media atau perangkat untuk mengakses situs suatu perusahaan.

Jika dulunya mempertahankan desain logo original dengan banyak elemen yang diklaim pemilik usaha mencerminkan semua aspek perusahaan, seperti sejarah dan unsur lainnya. Maka ketika logo original dengan banyak elemen ini ditampilkan di perangkat digital, seperti PC, laptop, maupun smartphone. Tampilannya akan terkesan aneh dan  berlebihan.

Pasalnya ukuran atau luas dari perangkat akan mempengaruhi tampilan logo tersebut. Jika tidak responsif terhadap perubahan ukuran perangkat maka ada kemungkinan tampilan logo terpotong. Oleh sebab itu muncul konsep responsive yang menyediakan logo dalam versi minimalis, sehingga tampak menyeluruh saat dibuka di perangkat manapun.

Arti Penting Logo yang Responsif untuk Branding

Adanya logo dalam kegiatan pemasaran atau promosi memiliki andil cukup besar, apalagi jika memakai versi responsif. Berikut adalah efek positif yang diciptakan dari penggunaan logo dalam versi responsif tersebut:

1. Menampilkan logo secara keseluruhan

Kegiatan branding di era modern semakin terasa maksimal dengan menggunakan logo secara responsif. Mengapa? Sebab desain dari logo sebuah produk atau jasa akan lebih sederhana. Sehingga lebih mudah ditampilkan di versi tampilan perangkat manapun, mulai di dalam aplikasi sampai website resmi perusahaan.

Adanya logo yang tampil secara keseluruhan membuatnya mudah dilihat oleh pengunjung website maupun pengguna aplikasi. Sehingga lebih mendukung kegiatan branding dibanding harus mempertahankan desain klasik dari logo sebuah brand.

2. Terlihat lebih menarik

Meskipun memangkas sejumlah elemen, misalnya beberapa kalimat maupun gambar. Namun ternyata logo dalam versi responsif cenderung lebih menarik dan sedap dipandang. Sehingga memberikan efek branding yang lebih maksimal dibandingkan tanpa logo bersifat responsif.

3. Mudah untuk diingat

Kesederhanaan dari logo sebuah brand membuatnya tampil lebih menarik sekaligus mudah diingat. Logo dengan detail yang banyak dan rumit membuatnya susah untuk diingat dan dipahami.

Sebagai contoh adalah logo untuk OSIS di zaman SMA tentu lebih rumit dengan arti berbeda di setiap elemen. Bandingkan dengan logo dari PMI yang hanya menampilkan kelopak bunga dengan tanda plus berwarna merah dan putih.

4. Proses loading lebih cepat

Mengatur agar responsive logo sebuah brand lebih minimalis dan sederhana rupanya juga membuat ukuran file menyusut. Hal ini akan membantu memaksimalkan proses loading pengunjung website dan aplikasi. Sehingga tidak perlu menunggu terlalu lama untuk melihat isi atau tampilan website dan aplikasi terbuka seluruhnya.

5. Meningkatkan kenyamanan pengguna atau pengunjung

Tampilan logo yang dibuat lebih sederhana memberi kemudahan bagi pengguna aplikasi dan pengunjung website untuk mengingatnya. Selain itu dengan sifatnya yang mempercepat proses loading tentu mampu meningkatkan pengalaman saat mengakses website maupun aplikasi perusahaan.

Kegiatan branding secara digital memang menjadi awal dari kehadiran responsive logo dan semakin ke sini semakin berkembang. Tidak tertutup kemungkinan jika jenis logo satu ini juga akan diaplikasikan di luar media online, misalnya dipakai di poster maupun MMT.

Baca Juga: Perbedaan Antara Logo dengan Brand

Ingin mengetahui lebih banyak informasi seputar dunia branding? Kunjungi website Dreambox Branding Agency di sini.