Bagaimana Karakter Logo yang Baik untuk Brand Anda?

Branding Strategi

Sudahkah karakter logo Anda menarik?

Setiap bisnis memiliki logonya masing-masing yang menyimpan makna filosofis terkait brand. Untuk mendesain logo diperlukan proses pembuatan yang tidak sederhana. Ada karakter logo tertentu yang membuat gambaran visual dari brand terlihat menarik dan powerful. 

Anda bisa saja membuat logo dengan mencantumkan nama merek atau gambar yang mewakili produk. Namun, ada beberapa kriteria yang dapat membuat logo brand jadi sesuatu yang ikonik. Dengan itu, konsumen dapat mengenali brand Anda hanya dengan melihat logo.

Awal mula kelahiran logo brand adalah dari logotype. Sebuah kata yang muncul di tahun 1810-1840. Mempunyai arti sebagai tulisan nama dari suatu entitas yang dibuat secara khusus dengan teknik lettering. Logotype dibuat menggunakan jenis font atau huruf yang menarik.

Dalam perkembangannya, logotype tidak hanya memakai elemen teks, tapi mulai ditambah dengan elemen lain seperti gambar dan sketsa. Maka, dapat disimpulkan bawa logo adalah sebuah tulisan, gambar, atau sketsa yang memiliki makna tertentu untuk mewakili identitas suatu entitas. 

Entitas di sini bisa lembaga, perusahaan, organisasi, negara, atau produk. Jenis logo pun kini semakin beragam. Misalnya jenis logo wordmark yang hanya menggunakan elemen teks, seperti logo brand Coca-Cola, Disney, dan Microsoft. 

Ada juga jenis logo pictorial yang tidak menggunakan teks pada logo. Jenis logo ini membuat gambar tertentu yang mewakili brand. Seperti logo brand Apple, Nike, dan Twitter. 

Anda juga bisa menggunakan jenis logo maskot, yang membuat karakter khusus bisa manusia, hewan, atau tumbuhan. Contohnya logo KFC, Wendys, dan Duolingo. 

Masih ada jenis logo lain yang memiliki karakter logo khas yang dapat menjadi referensi Anda. Seperti lettermark, abstract, emblem, dan logo kombinasi. 

Saat pertama membangun bisnis, Anda tentu mulai mempertimbangkan akan seperti apa logo brand. Namun Anda bisa saja berpikir sebaliknya, belum terpikirkan untuk membuat logo karena merasa logo bukan hal prioritas dalam bisnis. 

Padahal dalam upaya membangun branding yang kuat, bisnis Anda membutuhkan logo. Bentuk logo tersebut harus mampu mencerminkan identitas brand, nilai, dan karakter. Serta tetap terlihat menarik saat dilihat oleh konsumen. 

Pembuatan logo dapat Anda percayakan kepada agensi pemasaran yang menawarkan layanan strategi branding. Mereka dapat menelisik lebih dalam identitas brand kemudian mewujudkannya dalam sebuah logo. Ditambah menyiapkan keperluan lain yang dibutuhkan untuk branding.

Fungsi Logo Bagi Brand

Tahukah Anda bahwa logo memiliki banyak fungsi? Bukan hanya menjadi simbol ikonik yang melambangkan merek, tapi juga bermanfaat dalam branding dan pemasaran. Karena itulah karakter logo dibuat unik dan khas untuk setiap brand. 

Berikut ini penjelasan mengenai fungsi-fungsi logo bagi brand:

1. Branding

Logo menjadi alat branding yang efektif. Logo mewakili gambaran terhadap suatu produk. Maka dari itu, logo harus dapat mewakili identitas dari brand atau entitas tertentu. 

Selain itu, logo dapat memberikan kesan atau impresi yang kuat. Jika dibuat cukup unik tapi mudah diingat, orang dapat mengenali suatu entitas hanya melalui logonya. 

Simbol yang ikonik mampu menarik perhatian konsumen dengan cepat. Mengingat rentang waktu perhatian audiens sangat pendek. 

2. Membedakan dengan Brand Lain

Hampir bisa dipastikan bahwa setiap entitas atau brand memiliki desain logo yang berbeda. Sekalipun pemilihan warna sama, tapi simbolnya atau pilihan font-nya berbeda. 

Maka dari itu, konsumen bisa membedakan setiap brand yang menawarkan produk yang sama hanya dengan melihat logonya. Perbedaan ini bukan sebatas agar tidak menyerupai logo dari brand lain. 

Namun perbedaan tersebut juga didasari oleh nilai-nilai yang dipegang oleh masing-masing brand.

3. Mudah Diingat 

Logo baik berupa simbol unik, kata, maupun maskot semuanya memudahkan konsumen untuk mengingat brand. Logo yang powerful dapat membuat orang langsung mengingat dan mengasosiasikan gambar atau simbol yang mereka lihat dengan suatu brand. 

Suatu bisnis dinilai berhasil melakukan branding, jika mampu membuat logo brand yang diingat konsumen. Sekalipun tidak ada keterangan nama brand, hanya melihat dari warna dan simbol, orang sudah tahu logo tersebut berasal dari brand apa. 

Contohnya saat melihat logo McDonald dengan huruf M, warna merah, dan kuning. Kemudian logo Spotify yang berbentuk bulat hijau dengan garis melengkung berwarna hitam di dalamnya. 

4. Promosi 

Logo juga berfungsi sebagai alat promosi di samping branding. Logo dicantumkan di berbagai macam alat promosi dan media pemasaran. Misalnya logo dimuat dalam kemasan, merchandise, neon box, billboard, website, media sosial, flyer, dan masih banyak lagi yang lainnya. 

Karakter Logo yang Baik Untuk Brand 

Logo yang tepat dapat membuat branding berjalan dengan efektif. Untuk menemukan logo yang memberikan dampak besar, memang membutuhkan proses analisis mendalam. 

Makanya, tak jarang bisnis yang sudah berdiri cukup besar pun melakukan rebranding. Mereka membuat logo yang baru supaya brand semakin relevan dengan target audience. 

Dalam membuat logo, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, di antaranya yaitu:

1. Mudah Dihafal

Tentu saja logo yang baik adalah logo yang mudah diingat oleh audience. Dalam waktu yang cukup singkat, diharapkan konsumen dapat menangkap logo dengan jelas dan mengingatnya.

2. Sesuai

Logo yang baik adalah logo yang dapat mewakilkan brand serta sesuai dengan nilai yang ditawarkan. Contohnya logo Spotify dengan simbol tiga garis lengkung yang menggambarkan gelombang suara. Orang bisa tahu bahwa brand tersebut berkaitan dengan music

3. Unik

Karakter logo harus dibuat unik dan beda dengan brand lain. Khususnya dengan brand yang menjual produk serupa. Logo harus dibuat inovatif agar memudahkan konsumen untuk membedakannya dengan brand lain. 

4. Sederhana

Logo memang harus dibuat identik dan unik, namun tetap dibuat sederhana. Supaya audience bisa mengenali dan menghafal logo dengan mudah. Logo yang terlalu rumit terkadang terlihat kurang menarik. 

Contoh logo yang sederhana yaitu logo brand Apple dengan buah apel tergigit. Sederhana tapi sangat powerful. 

5. Serbaguna

Karakter logo lainnya yang harus diperhatikan adalah harus serbaguna. Logo harus dapat diterapkan di beragam jenis media visual. Buka hanya pada media pemasaran, tapi juga bisa dicantumkan di surat, faktur, stempel, dan lain sebagainya. 

6. Tahan Lama

Logo yang sudah tepat adalah logo yang mampu bertahan lama. Serta tetap sesuai dengan brand dari waktu ke waktu. Contohnya logo KFC, Samsung, dan Coca-cola. Tiga logo tersebut tidak banyak berubah. 

Menciptakan logo yang tepat membutuhkan analisis mendalam terkait identitas, tujuan, dan value dari brand itu sendiri. Supaya kegiatan branding dan promosi berjalan dengan efektif. 

Karakter logo di atas harus ada dalam suatu logo. Sebab logo yang baik adalah logo yang sederhana namun tetap unik, mudah diingat, serbaguna, dan tahan lama. Pembuatan logo brand bisa Anda serahkan pada agensi pemasaran yang sudah berpengalaman. 

Dreambox sebagai agensi pemasaran yang telah dipercaya oleh lebih dari 100+ perusahaan, membantu berbagai bisnis menjalankan strategi branding. Termasuk menciptakan desain logo yang tepat untuk suatu brand. 

Jika Anda ingin bisnis berkembang, menonjol di tengah persaingan, merilis produk baru, atau merasa brand tidak relevan lagi dengan pasar, sudah saatnya Anda melakukan rebranding. 

Cari tahu lebih jauh mengenai layanan branding strategy dari Dreambox di halaman berikut. Hubungi kontak yang tersedia untuk konsultasi lebih lanjut!

Konsultasikan Bisnis Anda!

Kami akan membantu anda menemukan strategi yang sesuai dengan kondisi bisnis anda.

Consult your business with us!

We will help you to identify your best fit strategy to improve your business.

Artikel Lainnya

Satu Langkah Lagi Menuju Kehebatan

Jadwalkan konsultasi gratis selama 30 menit dengan para ahli kami.