13 April 2020

Rebranding produk merupakan salah satu cara yang banyak dilakukan dalam bidang bisnis.

Rebranding ini termasuk strategi pemasaran dengan menciptakan suatu brand yang sudah dikenal kemudian mengubah atau meningkatkan citra perusahaan. Waktu terbaik untuk melakukan rebranding adalah saat suatu produk yang ditawarkan mulai tidak dikenal konsumen dan sudah terlalu banyak kompetitor.

Baca Juga: Pengertian Word Of Mouth, dan Manfaatnya Terhadap Branding

Pada dasarnya, tujuan utama rebranding untuk mengembangkan produk dari suatu bisnis, memberikan warna dan suasana baru di benak konsumen, kompetitor, ataupun investor sehingga nantinya mereka lebih tertarik dengan produk yang ditawarkan.

Dalam hal ini tentu saja harus menggunakan metode yang benar-benar tepat sehingga akan memberikan kemudahan bagi konsumen dalam mengenal produk yang dipasarkan tersebut. Bahkan bisa dikatakan bahwa ini adalah salah satu solusi pemasaran yang tepat untuk kamu lakukan dalam memasarkan sebuah produk.

Pentingnya Sebuah Perusahaan Melakukan Rebranding Produk

Rebranding produk sangat penting untuk dilakukan sebuah perusahaan. Beberapa manfaat rebranding produk yang harus Anda ketahui diantaranya :

  1. Perubahan Misi Pada Perusahaan

Suatu perusahaan berdiri karena adanya tujuan yang harus dicapai. Akan tetapi seiring dengan pertambahan waktu, akan ada perubahan yang terjadi pada pengguna. Dalam kondisi ini perusahaan harus melakukan pergantian brand karena misi yang sebelumnya sudah tidak cocok lagi dikembangkan.

Tanpa adanya rebranding, akan susah untuk suatu perusahaan dalam melakukan sosialisasi misi yang baru. Pasalnya para pelanggan atau orang yang sudah melihat brand Anda akan teringat dengan brand lama sehingga mereka cukup asing dengan brand baru.

  1. Pengembangan Target Market Yang Lama Dengan Yang Baru

Target pemasaran yang dulu harus dilakukan pembaruan atau peremajaan. Meskipun konsumen dan pelanggan yang lama masih loyal, Anda harus lebih pintar menanggapi hal ini dan harus memperhatikan potensi pelanggan yang baru. Nah, dengan adanya rebranding produk ini target market Anda tidak akan berubah.

  1. Peluncuran Produk Baru

Dalam meluncurkan produk baru dan benar-benar berbeda dari produk sebelumnya, akan diperlukan yang namanya rebranding. Sebelumnya pastikan bahwa peluncuran produk baru ini harus dipikirkan dengan matang apakah benar-benar harus dilakukan dengan menarget pasar yang baru juga? Atau pasar lama mungkin masih bisa dipegang? Agar lebih jelasnya konsultasikan masalah ini dengan tim.

  1. Kompetitor Yang Selalu Upgrade

Meskipun tidak mudah untuk dilakukan, rebranding terkadang sangat diperlukan. Salah satunya jika kompetitor Anda selalu upgrade dan lebih bagus, contohnya dari tampilan website yang menarik perhatian. Disini Anda juga bisa mengubah tampilan website untuk membuat strategi market yang lebih efektif lagi. Rebranding disini mampu menyelamatkan perusahaan dan menambah profit perusahaan.

Di era digital seperti sekarang dimana persaingan brand semakin dominan dan banyaknya perusahaan yang melakukan rebranding, Anda pun tidak boleh ketinggalan dalam hal ini. Misalnya dengan merubah logo, slogan, tagline, dan yang lainnya.

Saat ini masyarakat sebagai konsumen sudah semakin kritis dalam menilai informasi dan layanan yang diterima. Apabila brand yang Anda miliki masih bisa dipertahankan ke image semula, sebaiknya jangan langsung untuk merubahnya. Rebranding baru bisa dilakukan sebagai option yang terakhir.

Proses re-branding memang menjadi salah satu aspek yang tepat yang penting untuk dilakukan agar dalam proses pemasaran sebuah produk tentu akan terbilang mudah dikenal. Maka dari itu hal ini tentu harus dilakukan dengan teknik dan metode yang baik.

Baca Juga: Segmentasi Produk VS Branding? Mana yang Harus Diutamakan?

Ingin mengetahui lebih banyak informasi seputar dunia branding? Kunjungi website Dreambox Branding Agency di sini.