07 September 2020

Brand name adalah salah satu unsur penting dalam branding, karena berperan sebagai identitas perusahaan.

Brand name bagi sebuah bisnis hampir sama pentingnya dengan nama bagi seorang individu. Bayangkan dari sekian banyak produk fried chicken yang dikeluarkan jika seluruh perusahaan tidak menggunakan nama sebagai identitas. Sulit bagi konsumen untuk melakukan identifikasi dengan tepat. Tidak mungkin pula menyematkan alphabet A-Z sebagai pengganti nama usaha bukan?

Baca Juga: Beberapa Istilah Branding yang Harus Anda Ketahui

Penyematan nama pada sebuah usaha tidak hanya mempermudah konsumen membedakan produk perusahaan tapi juga memberikan pengaruh yang besar terhadap brand awareness. Semakin besar dan kencangnya nama brand dibicarakan (dalam konteks positif) maka semakin besar pula potensi suatu bisnis berkembang pesat dan sukses.

Apa Saja Pengaruh Brand Name Pada Binis?

Selain bertugas untuk memberikan identitas juga meningkatkan kesuksesan brand awareness. Apa lagi pengaruh brand name terhadap suatu bisnis? Simak selengkapnya berikut:

1. Meningkatkan Jumlah Pelanggan

Bukan hal yang aneh lagi jika nama bisnis mempengaruhi kuota pelanggan. Semakin tenar namanya di kalangan konsumen, semakin besar pula peluang bisnis merajai pasar. Mengingat semakin ke sini, konsumen semakin cerdas. Mereka hanya menginginkan produk bermutu tinggi untuk dibeli sebelum mencari option ke brand kedua, ketiga atau berikutnya.

Meskipun memiliki beberapa pelanggan, bisnis yang nama brand-nya kurang populer cenderung sulit untuk berkembang. Kebalikan dari brand name populer yang pelanggannya terus mengalami peningkatan dari hari ke hari. Apalagi jika didukung dengan konsistensi service dan mutu produk.

2. Alat Komunikasi

Menjalankan suatu bisnis membutuhkan strategi marketing yang matang. Brand awareness tidak cukup hanya sekedar menampilkan logo saja. Tapi juga wajib meluncurkan nama brand sebagai bagian dari komunikasi antara perusahaan dengan konsumen. Ketika perusahaan memiliki nama tertentu dan didukung dengan baik oleh konsumen, tandanya bisnis mulai diterima. Komunikasi yang terjalin pun membuahkan hasil positif.

Kebalikannya apabila perusahaan meluncurkan brand name tapi konsumen tidak tampak tertarik. Tandanya ada yang salah dengan strategi bisnis Anda atau mungkin perusahaan harus mencoba opsi rebranding.

3. Menunjukkan Kreativitas dan Pemikiran Bisnis yang Matang

Nama adalah pesan dan informasi yang ingin diberikan oleh Anda pada target marketing. Sebelum menggunakan sebuah nama pikirkan secara matang, apakah nama tersebut benar-benar mampu menggambarkan bisnis Anda? Apakah nama yang Anda pilih memiliki hubungan dengan bisnis yang dilakoni atau justru tidak ada keterkaitan sama sekali?

Beberapa perusahaan mungkin berhasil menggunakan brand name yang berbeda makna dengan bisnis yang dilakoni. Tapi mayoritas perusahaan akan menggunakan nama brand yang memiliki koneksi. Entah dengan history bisnis, lokasi bisnis atau hal unik lainnya.

4. Bentuk Apresiasi untuk Mencapai Tujuan

Anda ingin sukses dan menjadi pengusaha yang baik? Semuanya membutuhkan proses sama seperti bayi yang berjalan merangkak atau berjalan. Tanpa memilih brand name dan membuat logo, gambaran perusahaan yang Anda inginkan tidak akan pernah terwujud. Semuanya hanya akan berakhir sia-sia menjadi sebuah angan-angan saja.

Maka tidak berlebihan jika nama brand dikaitkan sebagai alat atau sarana mencapai tujuan dalam menjalankan sebuah bisnis. Setidaknya dengan memiliki nama Anda sudah selangkah lebih maju untuk memperkenalkan dan menawarkan produk ke masyarakat umum.

5. Menggambarkan dan Menjelaskan Image Perusahaan

Salah satu alasan perusahaan tumbang tidak lain karena citra perusahaan yang memburuk. Lantas, apa penyebabnya? Apa karena mutu produk yang mengalami penurunan? Pelayanan yang diberikan kurang memuaskan? Atau ada alasan lainnya?

Tercorengnya nama brand suatu perusahaan secara tidak langsung akan turut mempengaruhi citra perusahaan. Berlaku pula kebalikannya, jika sebuah perusahaan memiliki brand name yang baik, otomatis citra bisnis yang terbentuk juga akan positif. Opini-opini konsumen akan mulai terbentuk dan terbagi pada pro dan kontra.

Jika Anda tidak mampu membalikkan keadaan, opsi rebranding mungkin yang terbaik. Awal yang baru akan memberikan penyegaran bagi konsumen sekaligus mengurangi opini negative yang terus berkembang.

Baca Juga: Yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih Branding Agency

Ingin mengetahui lebih banyak informasi seputar dunia branding? Kunjungi blog Dreambox Branding Agency di sini.