09 October 2020

Pelestarian alam adalah hal yang penting saat ini, sehingga tidak heran jika dalam dunia bisnis pun, sustainability menjadi trend branding terbaru. Simak penjelasan mengenai sustainable branding di ulasan berikut ini.

Tumbuh dan berkembang dengan nilai yang berbeda selalu menarik untuk dicoba. Dewasa ini, pebisnis di dunia sedang gencar-gencarnya melakukan sustainable branding. Pendekatan bisnis yang tidak hanya memberikan profit pada perusahaan tapi juga bentuk baru dari kepedulian terhadap sosial dan alam.

Baca Juga: 7 City Branding Terbaik di Seluruh Dunia, Bisa Jadi Inspirasi

Dilihat dari diagram kerjanya, ada tiga point yang merangkum sustainability brand. Pertama adalah people yang mengerjakan bisnis, dilanjutkan dengan planet (alam dan sosial) dan terakhir adalah profit perusahaan.

Sekilas Tentang Sustainable Branding

Melindungi nama brand dari persaingan bisnis bisa dilakukan menggunakan beberapa strategi salah satunya sustainability brand. Pendekatan ini tidak hanya menjual nama brand secara positif tapi turut memberikan identitas baru pada suatu perusahaan.

Manfaat Sustainability Branding untuk Perusahaan

Lantas, apa manfaat menerapkan sustainability branding pada perusahaan Anda? Apakah branding ini benar-benar memberikan banyak keuntungan? Berikut penjelasannya,

1. Membantu menyeimbangkan alam, sosial dan bisnis

Dalam membangun bisnis dibutuhkan banyak koneksi, point ini menandakan pentingnya menghubungkan bisnis dengan sosial lingkungan. Tanpa relasi, brand Anda tidak bisa berkembang dengan cepat karena tidak ada bantuan dan support yang diberikan.

Sosial juga bisa ditandai dengan konsumen. Bisnis yang berkembang tentu memiliki jumlah pelanggan loyal yang banyak bukan? Sustainable branding memungkinkan kondisi tersebut.

Mengapa? Karena selain berpihak pada masyarakat, perusahaan juga peduli terhadap kelestarian lingkungan. Alam sebagai sumber bahan baku dimanfaatkan sesuai kebutuhan dan setelah habis diperbarui kembali. Contoh paling menonjol adalah meminimalisir penggunaan peralatan bisnis yang kurang dibutuhkan seperti sedotan dan plastic.

2. Storytelling: meningkatkan brand awareness

Promosi yang dilakukan dengan strategi sustainable branding lebih mengarah pada storytelling.  Di mana perusahaan memberikan kisah yang menarik dan menyentuh konsumen.

Cara ini jauh lebih efektif daripada mempromosikan produk dengan cara konvensional. Konsumen biasanya lebih menyukai teknik storytelling. Meski mereka mengetahui tujuannya adalah promosi.

Kisah yang disampaikan membuat mereka tertarik untuk membaca sampai habis postingannya. Semakin banyak konsumen yang tertarik untuk mengetahui kisahnya, semakin besar pula kesadaran mereka terhadap suatu brand. Perusahaan yang menyampaikan kisah unik dan menarik tersebut.

3. Menjadi lebih intim dengan konsumen

Setiap konsumen punya pola pikir yang berbeda, awalnya mereka membeli produk Anda tapi bagaimana dengan masa depan? Apakah konsumen akan datang kembali untuk membeli produk yang sama di perusahaan? Belum tentu, apalagi setiap tahun banyak brand dan bisnis baru yang bermunculan.

Solusi terbaik mengatasi permasalahan tersebut dengan merangkul konsumen. Anda harus bisa mengubah persepsi mereka dari pandangan biasa saja menjadi luar biasa. Percaya atau tidak sustainability branding mampu mewujudkan kondisi tersebut.

Hubungan yang terjadi antara brand dan konsumen bukan lagi hubungan simbiosis mutualisme melainkan hubungan kekeluargaan yang lebih erat. Konsumen loyal tidak akan berpaling meski banyak brand baru yang ditawarkan.

Perusahaan Dunia yang Berhasil Menerapkan Sustainability Branding

Melihat besarnya pengaruh sustainability brand, membuat Anda menyadari pentingnya mengembangkan strategi ini. Agar teknik branding-nya berhasil, silahkan ambil contoh positif dari brand ternama berikut ini:

1. Danone

Merk Danone amat sangat populer di tanah air terutama di kalangan anak-anak. Produk yang diproduksi Danone sangat beragam, mulai dari minuman, camilan dan sebagainya. Berbeda dari brand lainnya, Danone memiliki kesadaran yang sangat tinggi terhadap penghijauan. Brand besar tersebut bahkan ikut berpartisipasi untuk menjaga kesehatan dunia.

Tahukah Anda jika lebih dari 50% konsumen di Amerika Serikat menilai Danone sebagai pure brand? Disebut demikian, karena Danone berhasil mempertahankan kemurian juga mutu produk mereka dengan sangat baik. Mereka juga tidak pandang bulu dalam menggalakan produk ramah lingkungan.

2. Amazon

Sama seperti Danone, Amazon juga dikenal sebagai sustainability brand yang berkomitmen tinggi terhadap pelestarian lingkungan. Tidak hanya peduli terhadap kesehatan alam, Amazon juga sangat perhatian dengan konsumen mereka.

Saat mengunjungi website Amazon, Anda akan melihat banyaknya artikel yang dirilis tentang energi, lingkungan dan isu-isu lainnya.

Demikianlah informasi menarik seputar sustainable branding. Jika Anda tertarik bertahan lama di bidang industri, ada baiknya Anda mulai mempersiapkan diri dengan trend branding 2020 tersebut.

Baca Juga: Pengertian Brand Association dan Dampaknya Terhadap Bisnis Anda

Ingin mengetahui lebih banyak informasi seputar dunia branding? Kunjungi website Dreambox Branding Agency di sini.