18 October 2019

“Menandatangani sistem (sign system) dan mencari arah (wayfinding).”

Ini merupakan rambu penunjuk arah yang efektif untuk membangun koneksi antara orang-orang dan lingkungan Anda. Lalu, bagaimana membangun strategi branding agar sign system dan wayfinding dapat tercapai dengan maksimal. Mari kita pelajari tentang keduanya dalam artikel ini!

Baca Juga: Cara Membangun Brand Agar Mudah Dikenal Dan Disukai

1. Kenali Prinsip Wayfinding

Wayfinding memiliki fungsi untuk memberi tahu orang-orang tentang lingkungan di lingkungan baru atau asing, penting untuk menunjukkan informasi pada titik-titik strategis sehingga bisa membimbing ke arah yang benar. Sistem wayfinding yang efektif didasarkan pada perilaku manusia yang terdiri dari beberapa karakteristik berikut:

  • Jangan buat pembaca berpikir, tapi buatlah sistem komunikasi visual yang komprehensif, jelas dan konsisten dengan pesan singkat.
  • Perlihatkan apa yang diperlukan dengan menampilkan informasi yang relevan dengan ruang, lokasi dan jalur navigasi.
  • Jangan berlebihan dalam memberi informasi, hapuslah elemen yang tidak perlu untuk menciptakan lingkungan visual yang lebih jelas.

2. Bagaimana Cara Kerja Wayfinding

Kenapa orang akan lebih mudah mengenali atau memahami suatu tempat daripada yang lain? Dengan menggunakan landmark dan elemen penandaan akan membuat suatu daerah menjadi lebih terlihat dan lebih mudah untuk dipahami dalam memori manusia. 

Landmark dapat berupa benda, bangunan, jalan atau elemen-elemen yang mencolok dalam suatu lanskap. Dalam meningkatkan strategi branding Anda harus paham dan tahu dimana Anda berada dan apa tujuan wayfinding yang Anda terapkan.

3. Sign System

Ada beberapa jenis tanda penting, mulai dari informasi hingga yang mengarahkan diri Anda atau pembaca ke suatu lokasi. Ada prinsip pada sign system untuk mengembangkan strategi branding yang harus Anda ketahui fungsinya.

  • Tahu dan paham akan institusi dan lingkungan serta kegiatan utama yang dilakukan.
  • Sebagai strategi branding Anda harus bisa mengidentifikasi fasilitas apa saja yang ada pada institusi atau konsumen Anda.
  • Bisa membaca lokasi sign system agar mudah diakses dan dimengerti oleh orang yang menggunakan atau mengakses institusi tersebut.
  • Tanda arah hingga rambu peringatan harus tepat dan sesuai dengan fungsi dan jenis bangunan atau lingkungan institusi atau konsumen Anda.

Kenapa strategi branding diperlukan untuk memaksimalkan sign system dan wayfinding? Karena dengan memahami apa yang menjadi brand utama, Anda bisa menampilkan identitas melalui keduanya sebagai hasil karya yang bisa dikomunikasikan dengan baik oleh pelanggan yang menjadi target Anda. 

Ketika seseorang atau institusi pernah menggunakan perusahaan atau produk Anda maka mereka akan tahu kredibilitas Anda sebagai seorang pencipta atau pemilik desain keduanya. Kemudian mereka sebagai pelanggan yang akan membangun persepsi akan karya atau brand yang Anda ciptakan.

Ada banyak yang perlu menjadi perhatian dan titik pembelajaran untuk Anda dalam meningkatkan strategi branding, salah satunya dengan memahami brand Anda dalam sign system dan wayfinding sehingga karya atau produk yang Anda hasilkan berfungsi dengan baik, membantu dan bermanfaat serta disukai oleh konsumen atau pembaca.

Baca Juga: 5 Hal Sebelum Melakukan Branding Strategy

Masih banyak cara untuk meningkatkan strategi branding yang dapat Anda pelajari dengan membaca artikel Dreambox Branding Consultant.