Penjelasan Seputar Branding Kit, dan Kegunaannya untuk Pelaksanaan Branding

23 March 2020

Bagi para pelaku usaha, pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah branding.

Brand merupakan wajah dari sebuah bisnis. Memiliki brand yang bagus dan tepat akan membuat bisnis dapat berkembang dengan cepat dan dikenal masyarakat secara luas. Tapi, untuk membangun brand tersebut juga diperlukan berbagai macam elemen yang mendukung. Contohnya logo, visual art, nama, slogan, dan yang tidak kalah penting ialah branding kit.

Baca Juga: Pengertian Maskot, dan Dampaknya Dalam Branding

Kit brand merupakan kunci agar Anda dapat mengkomunikasikan identitas brand pada target pasar. Brand Kit ini biasanya dikemas dalam paket kecil rapi dan dikirim ke berbagai pemangku kepentingan eksternal, tim internal, beserta mitra advokasi.

Brand kit ini merupakan aset penting yang perlu dimiliki oleh pelaku usaha. Disini kami akan membahas seputar brand kit, mengapa aset ini penting untuk melaksanakan branding, dan bagaimana cara membangun brand kit sendiri. Simak selengkapnya di bawah ini!

Apa itu Branding Kit?

Brand kit merupakan panduan singkat mengenai brand (identitas visual) agar mudah dipahami oleh berbagai pihak. Kit merupakan referensi cepat untuk bisa memahami logo, font, typography, dan warna yang mewakili merek dan biasanya dibagikan dengan bentuk pdf.

Para pelaku usaha membagikan brand kit kepada berbagai orang yang masih memiliki kaitan dengan bisnisnya, misalnya karyawan, pelanggan, dan mitra utama. Dengan demikian, mereka akan lebih mengetahui makna dari identitas visual Anda. Anda juga dapat membagikannya di laman website agar mudah dikenal.

Apa kegunaannya dalam Pelaksanaan Branding?

Brand kit memiliki kegunaan yang cukup penting dalam melaksanakan branding. Berikut beberapa kegunaannya:

  1. Membangun citra dalam melakukan branding penting untuk dilakukan. Tapi, tidak semua orang dapat memahami apa yang ingin kita sampaikan melalui visual art brand. Di sinilah brand kit berperan. Panduan yang di dalamnya berisi penjelasan mengenai arti dari identitas visual akan meluruskan pandangan pelanggan. Dengan demikian, persepsi para pelanggan dan stakeholder lainnya akan sejalan dengan perusahaan.
  1. Branding, marketing, dan komunikasi lebih terarah sesuai dengan merek. Brand kit akan memastikan branding, marketing, dan komunikasi, berjalan akurat sesuai dengan merek produk Anda. Misalnya dari tim sosial media, perwakilan marketing, customer service harus memiliki persepsi yang sama  karena bagian tersebut yang akan melakukan komunikasi dengan pelanggan. Dengan adanya brand kit, semua komunikasi bisa lebih terarah sesuai dengan citra yang ingin Anda bangun.

Apa Saja yang Perlu ada dalam Brand Kit?

Ada beberapa elemen yang perlu ada dalam barnd kit, berikut penjelasannya

  1. Logo

Merupakan kesan pertama yang akan dilihat. Logo seharusnya memberikan kesempatan untuk menceritakan keseluruhan kisah atau makna di balik brand Anda. Bisa jadi logo akan menjadi pengingat visual tentang makna mendalam dari bisnis yang Anda bangun.

  1. Palet Warna

Palet warna akan menentukan nada dan bahasa visual dari merek produk. Contohnya, bagaimana warna kuning dan merah selalu dikaitkan dengan McDonalds. Warna cukup penting dalam pembuatan brand kit.

  1. Tipografi

Tiografi ini sangat penting dalam sebuah brand kit. Ia bahkan dianggap sebagai aset visual tersendiri. Mulai dari pemilihan font hingga typeface perlu sesuai dengan identitas perusahaan yang dibangun. Karena nantinya tipografi ini juga akan menjadi panduan dalam brand kit.

Pada intinya, brand kit sangat membantu untuk menjelaskan mengenai bisnis Anda, nah, penjelasan seputar branding kit di atas diharapkan dapat membantu para pelaku usaha membesarkan bisnisnya, baik Anda yang baru saja memulai sebuah usaha dan ingin membuat brand kit, atau untuk Anda yang ingin meng-upgrade brand agar lebih dikenal masyarakat.  Selamat mencoba!

Baca Juga: Pengertian Influencer & Jenis-Jenis Influencer

Ingin mengetahui lebih banyak informasi seputar dunia branding? Kunjungi blog Dreambox Branding Agency di sini.